PLN Pulihkan 30 Gardu Listrik Terdampak Erupsi Gunung Semeru
Muhammad rifai akif
Ahad, 05 Desember 2021 - 01:35 WIB
Ilustrasi lampu bohlam berpijar lantaran teraliri listrik. Foto: Langit7.id/iStock
PT PLN (Persero) mengklaim telah memulihkan 30 gardu listrik dari total 112 gardu listrik yang terdampak erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur (Jatim).Saat ini, perseroan masih berupaya memulihkan 82 gardu distribusi dan 23.015 pelanggan yang terdampak pemadam listrik.
"Kami telah memulihkan dan menyalakan kembali 30 gardu terdampak. Alhasil sudah ada 7.508 pelanggan terdampak telah mendapatkan suplai listrik," kata General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur Adi Priyanto dalam keterangan yang dikutip di Jakarta, Sabtu (4/12/2021).
Baca Juga:Wabup Lumajang: Nyaris Semua Rumah di Satu Dusun Hancur
Adi menjelaskan sebanyak 112 gardu yang terdampak erupsi tersebut mengakibatkan 30.523 pelanggan mengalami pemadaman listrik. Petugas PLN masih belum bisa menjangkau beberapa daerah yang masih padam karena akses jalan utama berupa jembatan Perak Piketnol yang roboh akibat erupsi.
Akses menuju lokasi masih tertutup akibat patahnya jembatan Perak di Pronojiwo. Alhasil, petugas harus menunggu sampai akses jalanan kembali dibuka dengan tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan seluruh personil berkoordinasi dengan BPBD dan TNI Polri.
Adi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi turunnya abu panas lanjutan di tengah intensitas hujan dan cuaca ekstrem. "Masyarakat jangan berada di dekat jaringan listrik, gardu, panel penerangan jalan umum ataupun pohon yang berpotensi roboh ketika terjadi cuaca ekstrem," ucapnya.
Baca Juga:BNPB Minta Pemda Lumajang Segera Tetapkan Status Pasca Erupsi Semeru
"Kami telah memulihkan dan menyalakan kembali 30 gardu terdampak. Alhasil sudah ada 7.508 pelanggan terdampak telah mendapatkan suplai listrik," kata General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur Adi Priyanto dalam keterangan yang dikutip di Jakarta, Sabtu (4/12/2021).
Baca Juga:Wabup Lumajang: Nyaris Semua Rumah di Satu Dusun Hancur
Adi menjelaskan sebanyak 112 gardu yang terdampak erupsi tersebut mengakibatkan 30.523 pelanggan mengalami pemadaman listrik. Petugas PLN masih belum bisa menjangkau beberapa daerah yang masih padam karena akses jalan utama berupa jembatan Perak Piketnol yang roboh akibat erupsi.
Akses menuju lokasi masih tertutup akibat patahnya jembatan Perak di Pronojiwo. Alhasil, petugas harus menunggu sampai akses jalanan kembali dibuka dengan tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan seluruh personil berkoordinasi dengan BPBD dan TNI Polri.
Adi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi turunnya abu panas lanjutan di tengah intensitas hujan dan cuaca ekstrem. "Masyarakat jangan berada di dekat jaringan listrik, gardu, panel penerangan jalan umum ataupun pohon yang berpotensi roboh ketika terjadi cuaca ekstrem," ucapnya.
Baca Juga:BNPB Minta Pemda Lumajang Segera Tetapkan Status Pasca Erupsi Semeru