Beruntung Bisa Tunaikan Ibadah Haji di Masa-Masa Pandemi
Garry Talentedo Kesawa
Senin, 19 Juli 2021 - 17:56 WIB
Ilustrasi ibadah haji dan umrah. Foto: Arabnews.com
Dalam pelaksanaan Ibadah Haji 2021, pihak Arab Saudi hanya memberikan tiket khusus untuk 60.000 warga Saudi dan ekspatriat dari 500.000 pelamar haji. Hal tersebut dikarenakan belum meredanya pandemi Covid-19 yang terjadi di berbagai belahan dunia.
Mereka yang terpilih juga harus memenuhi sejumlah persyaratan khusus. Dia antaranya tidak memiliki riwayat penyakit besar hingga sudah mendapatkan dua dosis vaksin Covid-19 dari varian vaksin yang ada.
Di sisi lain, beberapa jemaah tak bisa menutupi rasa kegembiraannya dapat menunaikan ibadah haji 2021 meski di tengah pandemi Covid-19. Mereka mengaku sangat beruntung di saat pendaftar lainnya mengalami penolakan.
"Kami menerima pesan teks pada 24 Juni (malam) dan perasaan itu benar-benar kegembiraan dan kebahagiaan yang tak terlukiskan. Kami berharap dan berdoa untuk melakukan haji dan doa kami terkabul," kata seorang jemaah bernama Um Azzam kepada Arabnews, Senin (19/7/2021).
Wanita 53 tahun yang berasal dari Riyadh itu melangsungkan ibadah haji bersama suaminya yang bernama Abu. Kendati menjalani haji di tengah pandemi, Um Azzam tidak panik karena telah mendapatkan vaksin.
"Mengapa kita harus takut (melakukan haji selama pandemi) ketika kita percaya kepada Allah dan dilimpahkan kepada-Nya? Kami juga telah mengambil vaksin dan percaya pada tindakan pencegahan," ungkapnya.
Sementara itu, jemaah lainnya yang terpilih adalah Mariam Mohammed dan ibunya Um Mazin, seorang warga negara Amerika Serikat yang tinggal di Saudi. Ibadah haji ini menjadi yang pertama kalinya bagi Mariam mengunjungi Kota Suci Makkah.
Mereka yang terpilih juga harus memenuhi sejumlah persyaratan khusus. Dia antaranya tidak memiliki riwayat penyakit besar hingga sudah mendapatkan dua dosis vaksin Covid-19 dari varian vaksin yang ada.
Di sisi lain, beberapa jemaah tak bisa menutupi rasa kegembiraannya dapat menunaikan ibadah haji 2021 meski di tengah pandemi Covid-19. Mereka mengaku sangat beruntung di saat pendaftar lainnya mengalami penolakan.
"Kami menerima pesan teks pada 24 Juni (malam) dan perasaan itu benar-benar kegembiraan dan kebahagiaan yang tak terlukiskan. Kami berharap dan berdoa untuk melakukan haji dan doa kami terkabul," kata seorang jemaah bernama Um Azzam kepada Arabnews, Senin (19/7/2021).
Wanita 53 tahun yang berasal dari Riyadh itu melangsungkan ibadah haji bersama suaminya yang bernama Abu. Kendati menjalani haji di tengah pandemi, Um Azzam tidak panik karena telah mendapatkan vaksin.
"Mengapa kita harus takut (melakukan haji selama pandemi) ketika kita percaya kepada Allah dan dilimpahkan kepada-Nya? Kami juga telah mengambil vaksin dan percaya pada tindakan pencegahan," ungkapnya.
Sementara itu, jemaah lainnya yang terpilih adalah Mariam Mohammed dan ibunya Um Mazin, seorang warga negara Amerika Serikat yang tinggal di Saudi. Ibadah haji ini menjadi yang pertama kalinya bagi Mariam mengunjungi Kota Suci Makkah.