home edukasi & pesantren

103 Tahun Muallimin Muhammadiyah Mengkader Ulama, Pemimpin dan Pendidik

Rabu, 08 Desember 2021 - 20:57 WIB
Gedung Pusat Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta (foto: muhammadiyah.or.id)
Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta sudah memasuki usia 103 tahun. Agenda milad tahun ini terlihat semarak. Meski menerapkan protokol kesehatan yang ketat, kegiatan yang melibatkan masyarakat tetap digelar.

Pada 2020 lalu, seluruh kegiatan digelar secara virtual. Tahun ini, selain virtual ada pula kegiatan offline. Semarak Milad 103 Tahun itu sudah digelar sejak 1 Desember dan puncaknya 8 Desember 2021. Beberapa kegiatan di antaranya aneka perlombaan bagi santri, guru dan karyawan, senam sehat, donor darah, bakti sosial, studium generale pendidikan, simposium dan resepsi milad.

Usia Mu’allimin sudah cukup tua menginjak 103 tahun. Maka tema milad tahun ini menekankan agar Mu’allimin bisa adaptif serta lincah dalam gerakan agar bisa terus mengikuti perkembangan serta tidak terlindas oleh zaman.

Melansir dari laman resminya, Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah Yogyakarta didirikan KH Ahmad Dahlan pada 1918 dengan nama Qismul Arqa. Pada 1920, Mu’allimin diubah menjadi Pondok Muhammadiyah, lalu menjadi ‘Kweekschool Muhammadijah pada 1924.



Baca Juga: Muhammadiyah Akan Bangun ITB di Pangandaran, Susi Pudjiastuti Dukung Penuh

Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
pondok pesantren muhammadiyah pesantren muhammadiyah muallimin muhammadiyah
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya