Kemenag Salurkan Bantuan Rp 31,7 Miliiar untuk 1.000 Pesantren
Fajar adhitya
Kamis, 09 Desember 2021 - 18:45 WIB
Dirjen Pendis Muhammad Ali Ramdhani mewakili Menag Yaqut Cholil Qoumas, Kamis (9122021) di lobi Gedung Kemenag, Jakarta. Foto: Humas Kemenag.
Kementerian Agama (Kemenag) menyalurkan paket bantuan penanggulangan Covid-19 kepada 1.000 pesantren dan 269 madrasah. Bantuan senilai Rp31,7 miliar ini dilepas secara simbolis oleh Dirjen Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani mewakili Menag Yaqut Cholil Qoumas, Kamis (9/12/2021) di lobi Gedung Kemenag, Jakarta.
Ia mengatakan, saat ini animo masyarakat terhadap layanan pendidikan Islam, khususnya bagi pesantren, sangat tinggi. Sebagai instansi pembina, lanjut dia, Kemenag merasa ikut bertanggung jawab untuk membantu pesantren dan madrasah agar kegiatan belajar-mengajar dapat berjalan dengan aman dan sehat.
“Saat ini sudah dilakukan pembelajaran tatap muka. Kami berharap pesantren maupun madrasah tetap waspada. Selalu menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, sehingga dapat menekan potensi bahaya penularan Covid-19," ujarnya.
Baca Juga:DPR Minta Pemerintah Perhatikan Pesantren Swasta
Menurut dia, pesantren dan madrasah perlu memiliki ketahanan yang tinggi dalam menghadapi pandemi Covid-19 yang saat ini masih belum usai. Hal ini, katanya, menjadi perhatian bagi Kemenag untuk memastikan penerapan protokol kesehatan berjalan optimal dan dilaksanakan dengan baik.
“Program bantuan ini juga bertujuan untuk menggalang dukungan dan partisipasi masyarakat untuk bersama menguatkan lembaga pendidikan Islam seperti pesantren dan madrasah agar selalu menerapkan protokol kesehatan dan maksimal dalam penanggulangan Covid-19,” kata Dhani.
Baca Juga:Kisah Santri Kelana Masa Kini Belajar pada Ulama Keliling Sumatera dan Jawa
Ia mengatakan, saat ini animo masyarakat terhadap layanan pendidikan Islam, khususnya bagi pesantren, sangat tinggi. Sebagai instansi pembina, lanjut dia, Kemenag merasa ikut bertanggung jawab untuk membantu pesantren dan madrasah agar kegiatan belajar-mengajar dapat berjalan dengan aman dan sehat.
“Saat ini sudah dilakukan pembelajaran tatap muka. Kami berharap pesantren maupun madrasah tetap waspada. Selalu menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, sehingga dapat menekan potensi bahaya penularan Covid-19," ujarnya.
Baca Juga:DPR Minta Pemerintah Perhatikan Pesantren Swasta
Menurut dia, pesantren dan madrasah perlu memiliki ketahanan yang tinggi dalam menghadapi pandemi Covid-19 yang saat ini masih belum usai. Hal ini, katanya, menjadi perhatian bagi Kemenag untuk memastikan penerapan protokol kesehatan berjalan optimal dan dilaksanakan dengan baik.
“Program bantuan ini juga bertujuan untuk menggalang dukungan dan partisipasi masyarakat untuk bersama menguatkan lembaga pendidikan Islam seperti pesantren dan madrasah agar selalu menerapkan protokol kesehatan dan maksimal dalam penanggulangan Covid-19,” kata Dhani.
Baca Juga:Kisah Santri Kelana Masa Kini Belajar pada Ulama Keliling Sumatera dan Jawa