Mantan Pegawai BUMN Ini Sukses Kembangkan Industri Farmasi
Mahmuda attar hussein
Jum'at, 10 Desember 2021 - 09:05 WIB
Ruang produksi farmasi CMM Corp. Foto: istimewa
Hampir seluruh bahan baku produk farmasi diperoleh dari impor, atau sekitar 95 persen. Adapun negara asal bahan baku tersebut yakni China 60 persen, India 30 persen dan Eropa 10 persen.
Untuk itu, pemerintah memberikan dukungannya dalam meningkatkan kemandirian industri farmasi nasional. Sehingga diharapkan dapat menekan harga bahan baku obat, dan berimbas pada penurunan harga produk, juga meningkatkan daya beli yang tinggi.
Hal itu juga yang membuat Wahyudi Setiawan, berupaya menggunakan bahan baku lokal dalam proses produksi industri kefarmasiannya. Pemilik CMM Corp itu menyebutkan, diperlukan secara bertahap substitusi bahan baku asli Indonesia.
"Salah satu yang pernah kita lakukan adalah dengan menggunakan ekstrak buah belimbing. Ternyata ekstrak belimbing itu bagus sekali buat skin atau kulit," jelasnya dikutip dari kanal YouTube JagaLilin.
Baca juga: Plepah, Produk Wadah Makanan yang Dukung Pembangunan Berkelanjutan
Menurutnya, dengan memanfaatkan hasil bumi sendiri, dapat membuat produk Indonesia bisa bersaing, paling tidak di tingkat ASEAN.
CMM Corp, Industri Farmasi
Untuk itu, pemerintah memberikan dukungannya dalam meningkatkan kemandirian industri farmasi nasional. Sehingga diharapkan dapat menekan harga bahan baku obat, dan berimbas pada penurunan harga produk, juga meningkatkan daya beli yang tinggi.
Hal itu juga yang membuat Wahyudi Setiawan, berupaya menggunakan bahan baku lokal dalam proses produksi industri kefarmasiannya. Pemilik CMM Corp itu menyebutkan, diperlukan secara bertahap substitusi bahan baku asli Indonesia.
"Salah satu yang pernah kita lakukan adalah dengan menggunakan ekstrak buah belimbing. Ternyata ekstrak belimbing itu bagus sekali buat skin atau kulit," jelasnya dikutip dari kanal YouTube JagaLilin.
Baca juga: Plepah, Produk Wadah Makanan yang Dukung Pembangunan Berkelanjutan
Menurutnya, dengan memanfaatkan hasil bumi sendiri, dapat membuat produk Indonesia bisa bersaing, paling tidak di tingkat ASEAN.
CMM Corp, Industri Farmasi