Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 Juli 2026
home wirausaha syariah detail berita

Plepah, Produk Wadah Makanan yang Dukung Pembangunan Berkelanjutan

mahmuda attar hussein Kamis, 09 Desember 2021 - 15:05 WIB
Plepah, Produk Wadah Makanan yang Dukung Pembangunan Berkelanjutan
Wadah makanan dari bahan pelepah. Foto: Kemenparekraf
Langit7, Jakarta - Penggunaan kemasan makanan berupa styrofoam menimbulkan permasalahan sampah yang tidak hanya di tingkat nasional tapi juga internasional. Untuk itu dibutuhkan suatu inovasi dalam produk kemasan yang tidak hanya sekali pakai.

Sampah styrofoam sebagai wadah makanan sudah menjadi isu global. Di mana membutuhkan waktu 500 tahun bagi styrofoam untuk terurai oleh tanah.

Dari riset yang dilakukan Footlose Initiative di 18 kota, kontribusi sampah styrofoam sebesar 0,27 – 0,59 ton ke laut di Indonesia. Hal itu menjadi sangat mengkhawatirkan bagi biota laut.

Baca juga: Berawal dari Lapak Angkringan, Kini Punya Restoran Kopi

Dalam hal ini, Footlose Initiative menginisiasi sebuah produk wadah makanan yang lebih ramah lingkungan, yakni Plepah. Hal itu dilakukan demi mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan Indonesia 2030, terutama dalam konteks ekonomi kreatif.

"Pada praktiknya produk ini dijalani berdasarkan pada community driven innovation, sehingga mencerminkan model inovasi inklusif," jelas salah satu anggota Footlose Initiative, Gamia Dewanggamanik, di acara World Conference on Creative Economy (WCCE) 2021, Dubai, Selasa (7/12).

Oleh karena itu, lanjut dia, produk kreatif kriya berbahan dasar pelepah pinang ini sangatlah inovatif, adaptif, dan kolaboratif.

Menurutnya, pendekatan tersebut dapat memberikan kontribusi pada solusi berkelanjutan melalui konservasi lingkungan, penanaman kembali komoditas, dan menghasilkan stabilitas ekonomi bagi masyarakat lokal yang terlibat.

Baca juga: Pria Ini Putuskan Mundur dan Buka Usaha Kuliner

Dalam pengoperasiannya, Plepah menggunakan skema micro manufacturing. Skema ini dipilih agar teknologi yang digunakan bisa diadaptasi oleh masyarakat pedesaan hingga di area terpencil.

“Kami percaya bahwa mendorong budaya praktik inovasi berbasis masyarakat dapat menjadi jalur alternatif menuju proses pembangunan yang lebih inklusif,” kata Gamia.

Ide produk Plepah diyakini berpotensi menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah yang besar. Diperkirakan, di satu daerah potensinya bisa dioptimalkan hingga 600 juta packaging setiap tahunnya, dengan menyerap sampai 80.000 tenaga kerja di satu titik.

Baca juga: Sukses Usaha Pisang Cokelat, Bisa Belikan Tanah untuk Orang Tua

(zul)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:02
Ashar
15:24
Maghrib
17:56
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan