Langit7, Jakarta - Memilih jalan sebagai wirausaha bukanlah perkara mudah. Apalagi, keputusan berwirausaha diambil ketika harus mengorbankan pekerjaan tetap di sebuah perusahaan.
Tentu banyak tantangan yang harus dilewati ketika menjalankannya. Seperti yang dialami oleh muslim asal Tangerang Danu Wijaya.
Ia memutuskan untuk mundur dari pekerjaan lamanya di salah satu maskapai penerbangan di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng. Padahal, ia telah melakoni pekerjaan tersebut selama kurang lebih 10 tahun lamanya.
"Selama masih bekerja di maskapai penerbangan itu saya sudah membuat usaha kecil-kecilan atau sampingan lah. Ketika saya mulai berada dititik jenuh di pekerjaan tersebut, akhirnya saya meyakinkan diri untuk memilih usaha," jelasnya dikanal Youtube Apabe Media.
Baca juga: Sukses Usaha Pisang Cokelat, Bisa Belikan Tanah untuk Orang TuaSaat ini, Danu telah beralih dari pekerjaan tetapnya menjadi pengusaha kuliner. Di mana ia menjajakan Tempe Mendoan Djaya dengan lapak gerobaknya.
Menurutnya, dalam memulai usaha diperlukan mental baja yang tahan banting. Pasalnya, ia merasakan celotehan dari keluarga yang mengkritik keputusannya itu.
"Di awal-awal tanggapan keluarga sedikit bikin hati goyang, tapi dengan keyakinan, akhirnya saya maju terus," katanya.
Baca juga: Ekonomi Syariah Indonesia Menunjukkan Performa BaikDanu menyebutkan, resep dan pengetahuan seputar tempe mendoan didapatkannya dari internet. Dari pengetahuan itu, ia coba realisasikan menjadi aksi nyata.
"Setiap hari saya selalu tanya soal rasa tempe mendoan kepada pelanggan. Jadi, halangan dan kendala itu adalah motivasi untuk kita tetap terus maju dalam usaha," katanya.
Semangat Danu itu juga sejalan dengan target pemerintah dalam meningkatkan jumlah wirausaha di tanah air. Di mana pemerintah menargetkan rasio kewirausahaan Indonesia pada tahun 2021 sebesar 3,55 persen dan pada tahun 2024 bisa mencapai 3,95 persen.
Ini setara dengan 11,2 juta orang atau 17,45 persen dari seluruh pelaku UMKM. Dalam rangka mendukung penumbuhan wirausaha produktif, telah ditargetkan pertumbuhan wirausaha sebesar 2,5 persen di tahun 2021 dan 4 persen pada 2024, serta penumbuhan 50 startup pada 2021 dan 500 startup di 2024.
Pertumbuhan angka wirausaha di tanah air, dilakukan pemerintah guna memperkuat ketahanan ekonomi dan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berkeadilan di Indonesia.
Baca juga: Bisnis Menjanjikan Arang Briket, Ekspor hingga Azerbaijan(zul)