LANGIT7.ID, Jakarta - Ada beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat
rapat virtual. Hal ini mesti diperhatikan karena bakalan menyangkut jenjang karier ke depan.
Rapat virtual yaitu rapat tanpa tatap muka langsung, melainkan menggunakan perangkat digital sebagai media untuk membuat orang-orang yang terlibat dapat terhubung.
Sistem kerja remote sangat mengandalkan rapat virtual untuk membahasa langkah perusahaan ke depan sekaligus mengevaluasi perjalanan bisnis selama ini.
Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam rapat virtual. Lantas apa saja itu? Melansir
Entrepreneur, berikut beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat rapat virtual:
1. Mikrofon Membisukan mikrofon adalah hal yang harus dilakukan dalam rapat virtual, bahkan sekalipun Sahabat berada sendirian di dalam sebuah ruangan.
Pasalnya, kebisingan latar belakang dapat menjadi gangguan terbesar yang menghambat alur rapat. Jadi pastikan Sahabat tidak mengganggu rapat karena tidak membisukan mikrofon.
2. KameraKamera berfungsi untuk menampilkan wajah peserta rapat. Untuk itu Sahabat mesti memperhatikan posisi kamera ini agar dapat menangkap gambar wajah dengan sempurna.
Jangan pernah memposisikan kamera terlalu rendah, terlalu tinggi, atau bahkan terhubung ke monitor lain. Pasalnya, angle kamera yang aneh bisa sangat mengganggu dan tidak menarik.
Pastikan Sahabat memposisikan kamera sejajar dengan mata dan monitor yang digunakan untuk konferensi rapat.
3. CahayaSebelum melakukan rapat virtual, Sahabat perlu memastikan ruangan mendapatkan pencahayaan yang cukup baik. Jangan pernah menampilkan gambar diri seperti sebuah siluet lantas berbicara.
Sahabat bisa menggunakan pencahayaan alami dari jendela. Bila tak memungkinkan gunakan lampu ruangan, dan untuk tampilan terbaik tentu saja Sahabat memerlukan perangkat lighting untuk mencerahkan tampilan konferensi.
4. PakaianJangan pernah mengenakan pakaian yang buruk saat rapat. Jadi pastikan Sahabat menggunakan pakaian sopan dan sesuai.
Kebiasaan memakai pakaian buruk muncul karena bekerja dari rumah. Namun, hal itu justru mencerminkan bahwa Sahabat adalah sosok yang tidak profesional.
5. Latar BelakangDekorasi ruangan yang digunakan sebagai latar belakang harus betul-betul disesuaikan, termasuk latar belakang virtual yang Sahabat gunakan.
Bila memang harus melangsungkan rapat dari kamar, pastikan Sahabat merapikan tempat tidur terlebih dulu. Hal ini juga berlaku untuk meja kerja yang Sahabat gunakan.
Jadi mulai sekarang, singkirkan cangkir kopi, piring, asbak, dan sampah dari atas meja.
6. TatapanSaat berbicara dalam rapar virtual, pastikan Sahabat menatap layar kamera perangkat yang digunakan. Jangan malah menatap tampilan wajah sendiri di monitor.
Hal itu akan membuat peserta rapat lainnya merasa sangat dilibatkan atas pembicaraan Anda. Apalagi konferensi video pada dasarnya adalah interaksi langsung yang memungkinkan peserta bisa berkomunikasi dengan lebih efektif.
7. PerkenalanIngat, tidak semua orang mengenal Sahabat dalam rapat virtual. Jadi pastikan Sahabat memperkenalkan diri diawal rapat atau saat akan berbicara.
Jangan membuat orang bertanya-tanya terhadap sosok yang tengah berbicara dalam rapat virtual. Bahkan sekalipun Sahabat mencantumkan nama dan gelar di layar monitor, tetap saja perkenalan langsung sangat dianjurkan.
Memperkenalkan diri akan membuat Sahabat menjadi sosok terhormat yang layak dihormati. Juga menimbulkan kesan kedekatan dengan peserta rapat lainnya.
(bal)