Mengenal 3 Ciri Khas Pendidikan di Pondok Pesantren
Muhajirin
Jum'at, 10 Desember 2021 - 10:04 WIB
Ilustrasi santri mengaji (foto: mtssunankalijogo.sch.id)
Pondok pesantren merupakan model pendidikan Islam asli nusantara. Pesantren sejak dahulu menjadi tempat kaderisasi ulama hingga pahlawan bangsa. Nilai-nilai pesantren itu terus terjaga hingga kini.
Maka tak heran, sistem pendidikan pesantren selalu bisa menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Habib Husein Ja’far Al-Hadar mengatakan, seorang santri memiliki nilai lebih sekaligus menjadi identitas tersendiri dibanding pelajar di lembaga pendidikan umum.
Baca Juga: Terinspirasi Ki Hajar Dewantara, Pesantren Harus Jadi Sistem Pendidikan Nasional
Habib Ja’far memaparkan 3 ciri khas pendidikan pesantren yang sudah melekat kepada santri sejak dahulu. 3 ciri khas itu yakni:
1. Tak Hanya Mengajarkan Ilmu tapi Juga Amal
Santri tidak hanya belajar mengenai hal-hal kognitif saja. Santri datang ke pondok pesantren memiliki tujuan mulia. Ia tak datang ke kelas hanya sekadar belajar teoritik semata. Ada nilai yang mereka cari ketimbang pengetahuan saja.
Maka tak heran, sistem pendidikan pesantren selalu bisa menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Habib Husein Ja’far Al-Hadar mengatakan, seorang santri memiliki nilai lebih sekaligus menjadi identitas tersendiri dibanding pelajar di lembaga pendidikan umum.
Baca Juga: Terinspirasi Ki Hajar Dewantara, Pesantren Harus Jadi Sistem Pendidikan Nasional
Habib Ja’far memaparkan 3 ciri khas pendidikan pesantren yang sudah melekat kepada santri sejak dahulu. 3 ciri khas itu yakni:
1. Tak Hanya Mengajarkan Ilmu tapi Juga Amal
Santri tidak hanya belajar mengenai hal-hal kognitif saja. Santri datang ke pondok pesantren memiliki tujuan mulia. Ia tak datang ke kelas hanya sekadar belajar teoritik semata. Ada nilai yang mereka cari ketimbang pengetahuan saja.