Kesehatan
Vaksinasi COVID-19 untuk Anak Usia 6-11 Tahun Dimulai Besok
Muhammad rifai akif
Senin, 13 Desember 2021 - 13:05 WIB
Anak laki-laki yang tengah disuntik vaksin oleh seorang dokter. Keduanya memakai masker sebagai proteksi dari penularan COVID-19. Foto: LANGIT7/iStock
Vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 6 sampai 11 tahun akan dimulai Selasa 14 Desember 2021. Jumlah sasaran vaksinasi mencapai 26,5 juta anak berdasarkan data sensus penduduk 2020.
Plt. Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kemenkes dr. Maxi Rein Rondonuwu mengatakan pihaknya sudah mempersiapkan kick off pelaksanaan vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 6 sampai 11 tahun.
Baca juga: Izin Vaksin Anak Sudah Keluar, Ini 4 Tips Persiapan Orang Tua
Sementara vaksin yang akan digunakan adalah jenis Sinovac dan sudah punya Emergency Use Autorization (EUA). Ada 6,4 juta dosis vaksin Sinovac yang akan digunakan hingga akhir Desember 2021.
"Ada 6,4 juta dosis untuk Desember dan kemudian Januari 2022 akan ada tambahan vaksin Sinovac dari Dirjen Farmalkes dan sudah datang, sehingga ini (vaksinasi untuk anak) tidak akan putus," tutur Maxi.
Per 2022, vaksin Sinovac hanya akan digunakan untuk dosis anak, lanjut Maxi. Sehingga untuk vaksin non Sinovac akan diprioritaskan untuk sasaran selain anak usia 6-11 tahun.
Penyuntikan vaksin dilakukan dengan intramuskular atau injeksi ke dalam otot tubuh di bagian lengan atas dengan dosis 0,5 mili. Vaksinasi diberikan sebanyak 2 kali dengan interval minimal 28 hari. Sebelum pelaksana vaksinasi harus dilakukan skrining dengan menggunakan format standar oleh petugas vaksinasi.
Plt. Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kemenkes dr. Maxi Rein Rondonuwu mengatakan pihaknya sudah mempersiapkan kick off pelaksanaan vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 6 sampai 11 tahun.
Baca juga: Izin Vaksin Anak Sudah Keluar, Ini 4 Tips Persiapan Orang Tua
Sementara vaksin yang akan digunakan adalah jenis Sinovac dan sudah punya Emergency Use Autorization (EUA). Ada 6,4 juta dosis vaksin Sinovac yang akan digunakan hingga akhir Desember 2021.
"Ada 6,4 juta dosis untuk Desember dan kemudian Januari 2022 akan ada tambahan vaksin Sinovac dari Dirjen Farmalkes dan sudah datang, sehingga ini (vaksinasi untuk anak) tidak akan putus," tutur Maxi.
Per 2022, vaksin Sinovac hanya akan digunakan untuk dosis anak, lanjut Maxi. Sehingga untuk vaksin non Sinovac akan diprioritaskan untuk sasaran selain anak usia 6-11 tahun.
Penyuntikan vaksin dilakukan dengan intramuskular atau injeksi ke dalam otot tubuh di bagian lengan atas dengan dosis 0,5 mili. Vaksinasi diberikan sebanyak 2 kali dengan interval minimal 28 hari. Sebelum pelaksana vaksinasi harus dilakukan skrining dengan menggunakan format standar oleh petugas vaksinasi.