Masjid di Pangkalan Militer Kanada Picu Kekhawatiran Komunitas Muslim
Fajar adhitya
Selasa, 14 Desember 2021 - 08:45 WIB
Masjid di pangkalan militer Kanada picu kekhawatiran muslim. Foto: Istimewa.
Seorang warga di Kanada dikejutkan dengan keberadaan masjid palsu di pangkalan pelatihan militer, Canadian Forces Base (CFB) Suffield. Masjid tersebut merupakan bagian dari sarana pelatihan yang digunakan militer sebagai simulasi tempur.
Awalnya, seorang warga bernama Mahmoud Mourra sedang berburu di padang rumput di Alberta selatan, ia menemukan pemandangan yang akrab di lokasi yang tidak dikenal: kubah masjid, penuh dengan menara dan simbol bulan sabit. Mourra lalu merekam dan mengunggah video masjid tersebut sehingga menjadi viral.
Mourra sebagai imigran Lebanon yang telah puluhan tahun hidup di Kanada merasa terusik dengan penggunaan masjid sebagai simulasi tempur militer. Ia melihat keberadaan masjid palsu itu seperti pengkhianatan.
Baca Juga:Belajar Tahfidz Quran Gratis di Ponpes Darul Huffadh Bone
"Ini adalah simbol bukan untuk teroris, itu adalah simbol bagi umat Islam dan saya pikir itulah masalahnya. Saya percaya ada masalah sistematis karena ini adalah puncak gunung es yang menyebabkan masjid palsu seperti ini ada," katanya dilansir CBC News, Senin (13/12/2021).
Mustafa Farooq, CEO Dewan Nasional Muslim Kanada, mengatakan video masjid yang diambil oleh Mourra yang mulai beredar secara online telah menimbulkan kekhawatiran di komunitas Muslim, terutama mengingat elemen supremasi kulit putih dalam pasukan.
"Sangat memprihatinkan untuk memikirkan masjid seperti itu dan kehadirannya di pangkalan angkatan bersenjata mana pun. Kami memahami ini adalah instalasi Inggris, tetapi kami pikir, konstruksi serupa seperti ini telah dipasang di pangkalan lain secara historis di Kanada," ujarnya.
Awalnya, seorang warga bernama Mahmoud Mourra sedang berburu di padang rumput di Alberta selatan, ia menemukan pemandangan yang akrab di lokasi yang tidak dikenal: kubah masjid, penuh dengan menara dan simbol bulan sabit. Mourra lalu merekam dan mengunggah video masjid tersebut sehingga menjadi viral.
Mourra sebagai imigran Lebanon yang telah puluhan tahun hidup di Kanada merasa terusik dengan penggunaan masjid sebagai simulasi tempur militer. Ia melihat keberadaan masjid palsu itu seperti pengkhianatan.
Baca Juga:Belajar Tahfidz Quran Gratis di Ponpes Darul Huffadh Bone
"Ini adalah simbol bukan untuk teroris, itu adalah simbol bagi umat Islam dan saya pikir itulah masalahnya. Saya percaya ada masalah sistematis karena ini adalah puncak gunung es yang menyebabkan masjid palsu seperti ini ada," katanya dilansir CBC News, Senin (13/12/2021).
Mustafa Farooq, CEO Dewan Nasional Muslim Kanada, mengatakan video masjid yang diambil oleh Mourra yang mulai beredar secara online telah menimbulkan kekhawatiran di komunitas Muslim, terutama mengingat elemen supremasi kulit putih dalam pasukan.
"Sangat memprihatinkan untuk memikirkan masjid seperti itu dan kehadirannya di pangkalan angkatan bersenjata mana pun. Kami memahami ini adalah instalasi Inggris, tetapi kami pikir, konstruksi serupa seperti ini telah dipasang di pangkalan lain secara historis di Kanada," ujarnya.