home lifestyle muslim

Sosiolog: Perilaku Konsumtif Harus Diimbangi Kemampuan Finansial

Rabu, 15 Desember 2021 - 05:00 WIB
Ilustrasi gadis muda Indonesia belanja online di berbagai platform e-Commerce yang tersedia. Foto: Langit7/iStock.
Berbelanja secara online menjadi kebiasaan masyarakat saat ini. kemudahan berbelanja yang ditawarkan menjadi faktor penentu beralihnya budaya. Bermodalkan gadget orang bisa membeli apa saja tanpa repot keluar rumah.

Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) di Ahad (12/12/2021) kemarin menawarkan diskon besar besaran untuk menarik minat pelanggan. Kesempatan langka ini tentu saja mendorong sikap konsumtif yang besar dikalangan masyarakat.

Sosiolog Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Dr Tantan Hermansah menilai, sebenarnya perilaku konsumtif sah-sah saja selama tidak mencerminkan keadaan lebih besar pasak daripada tiang. Menurut dia, bersikap konsumtif sebenarnya sangat membantu perekonomian nasional, apalagi sekarang banyak sektor perekonomian mengalami kelesuan.

Baca Juga:Ikut Kurangi Sampah Plastik, Mulai dari Diri Sendiri dengan Cara Ini

"Salah satu penyangga yang diperlukan dan oleh pemerintah adalah sikap konsumtif," ujar Tantan kepada LANGIT7.ID, Rabu (15/12/2021).

Menurut dia, orang kaya justru harus konsumtif. Ini agar uangnya mengalir terus sampai ke bawah sehingga bisa mengerakkan ekonomi nasional.

Baca Juga:Promo 11.11, Gramedia Hadirkan Diskon Khusus hingga 14 November
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
tantan hermansah sosiolog budaya konsumtif
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya