LANGIT7.ID - , Jakarta - Kondisi plastik sampah di Indonesia menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan dari 64 juta ton sampah per tahun, sebanyak 3,2 juta ton merupakan sampah plastik yang terbuang ke laut. Dan sebanyak 10 miliar lembar per tahun atau 85.000 ton kantong plastik yang terbuang ke lingkungan.
Melansir dari Geotimes di tahun 2016, DKI Jakarta menghasilkan sampah hingga 6.500 ton per hari dimana 13 persennya merupakan sampah plastik. Sedangkan di pulau Bali, angkanya mencapai 10.725 ton per hari, sedangkan di Palembang, angkanya naik tajam dari 700 ton per hari menjadi 1.200 ton per hari.
Tingginya jumlah sampah plastik ini menempatkan Indonesia di urutan kedua sebagai negara dengan tingkat pencemaran plastik ke laut tertinggi setelah China.
Baca juga : Dari Sampo sampai Kopi, Siklus Refill Layanan Isi Ulang Kebutuhan Rumah TanggaMelihat kondisi yang memprihatinkan ini dibutuhkan kerjasama berbagai pihak. Tapi ada cara paling mudah untuk mengurangi sampah plastik di Indonesia, yaitu dimulai dari diri sendiri.
Selain dengan mengisi ulang produk-produk rumah tangga, ada beberapa hal sederhana yang bisa sahabat Langit7 lakukan untuk mengurangi sampah plastik, berikut diantaranya:
1. Membawa botol minumSelalu bawa botol minuman sendiri ketika bepergian. Hal ini untuk menghindari agar tidak membeli minuman dalam botol atau gelas plastik, hingga sampah plastik pun bisa berkurang. Lagipula dengan membawa minuman sendiri, terlebih di masa pandemi seperti saat ini, bisa meminimalisir risiko penularan COVID-19.
2. Bijak dalam belanja onlineBarang-barang yang dikirim ke rumah, terkadang dibungkus dengan plastik yang banyak. Salah satu cara untuk mengurangi penggunaan plastik adalah dengan membatasi pembelian online. Selain itu, Sahabat Langit7 juga bisa membeli kebutuhan di toko terdekat dengan membawa tas kantong sendiri dari rumah.
3. Jangan buang sampah sembaranganJika pergi berlibur ke pantai, pastikan tidak ada sampah plastik yang tertinggal di sana. Sampah plastik yang mengapung di lautan dapat membahayakan kehidupan hewan di sana. Tentunya tidak hanya di pantai saja, namun dimana pun dan kapan pun harus tetap menjaga lingkungan dan jangan membuang sampah sembarangan.
Baca juga : Komunitas Beta Bank Sampah Daur Ulang Kertas untuk Dibagikan ke Warga4- Mendaur ulang sampah plastik secara mandiriTidak semua plastik bisa didaur ulang. Namun, beberapa barang, seperti botol minuman dan pot tanaman dapat dilakukan proses recycle. Kreasikan sampah plastik menjadi hiasan atau barang lain yang dibutuhkan di rumah dan lingkungan sekitar.
5. Kurangi penggunaan sedotanSedotan berbahan plastik mulai dilarang secara perlahan di restoran di seluruh dunia. Ganti dengan sedotan kertas yang bisa didaur ulang atau gunakan sedotan logam dan kaca yang bisa dicuci dan digunakan kembali.
6. Pilih toko yang menggunakan kantong kertas Saat ini banyak toko yang memberlakukan tidak menggunakan kantong plastik untuk berbelanja. Konsumen "dipaksa" untuk membawa kantong sendiri dari rumah. Meski begitu tidak sedikit juga toko yang menyediakan kantong kertas untuk wadah belanja. Anda bisa memilih toko tersebut menjadi alternatif tempat berbelanja.
7. Beli langsung banyak Seperti disebutkan sebelumnya, sebagian besar sampah plastik berasal dari dapur. Untuk menekan penggunaan plastik rumah tangga, satu cara untuk menguranginya adalah dengan berbelanja partai besar atau langsug banyak. Tapi, tetap gunakan cara yang ramah lingkungan dengan membawa wadah sebagai tempatnya langsung.
8. Stop konsumsi permen karetAnda pasti bingung ya kenapa harus menghentikan mengunyah permen karet? Sebagai informasi, sebagian besar permen karet yang beredar di pasaran mengandung plastik. Permen karet dulunya dibuat dari getah pohon atau disebut chicle.
Seiring waktu, ilmuwan pun mencipatakan karet sintesis polietilen dan polivinil asetat untuk menggantikan karet alam di sebagian besar permen karet. Dengan kata lain mengunyah permen karet sama dengan Anda memasukan plastik beracun dalam tubuh, karena terbukti menggunakan bahan kimia yang bisa menyebabkan tumor pada tikus percobaan.
(est)