Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Ikut Kurangi Sampah Plastik, Mulai dari Diri Sendiri dengan Cara Ini

muhammad rifai akif Selasa, 26 Oktober 2021 - 12:08 WIB
Ikut Kurangi Sampah Plastik, Mulai dari Diri Sendiri dengan Cara Ini
Mengurangi sampah plastik bisa dimulai dari diri sendiri. Foto : LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Kondisi plastik sampah di Indonesia menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan dari 64 juta ton sampah per tahun, sebanyak 3,2 juta ton merupakan sampah plastik yang terbuang ke laut. Dan sebanyak 10 miliar lembar per tahun atau 85.000 ton kantong plastik yang terbuang ke lingkungan.

Melansir dari Geotimes di tahun 2016, DKI Jakarta menghasilkan sampah hingga 6.500 ton per hari dimana 13 persennya merupakan sampah plastik. Sedangkan di pulau Bali, angkanya mencapai 10.725 ton per hari, sedangkan di Palembang, angkanya naik tajam dari 700 ton per hari menjadi 1.200 ton per hari.

Tingginya jumlah sampah plastik ini menempatkan Indonesia di urutan kedua sebagai negara dengan tingkat pencemaran plastik ke laut tertinggi setelah China.

Baca juga : Dari Sampo sampai Kopi, Siklus Refill Layanan Isi Ulang Kebutuhan Rumah Tangga

Melihat kondisi yang memprihatinkan ini dibutuhkan kerjasama berbagai pihak. Tapi ada cara paling mudah untuk mengurangi sampah plastik di Indonesia, yaitu dimulai dari diri sendiri.

Selain dengan mengisi ulang produk-produk rumah tangga, ada beberapa hal sederhana yang bisa sahabat Langit7 lakukan untuk mengurangi sampah plastik, berikut diantaranya:

1. Membawa botol minum
Selalu bawa botol minuman sendiri ketika bepergian. Hal ini untuk menghindari agar tidak membeli minuman dalam botol atau gelas plastik, hingga sampah plastik pun bisa berkurang. Lagipula dengan membawa minuman sendiri, terlebih di masa pandemi seperti saat ini, bisa meminimalisir risiko penularan COVID-19.

2. Bijak dalam belanja online
Barang-barang yang dikirim ke rumah, terkadang dibungkus dengan plastik yang banyak. Salah satu cara untuk mengurangi penggunaan plastik adalah dengan membatasi pembelian online. Selain itu, Sahabat Langit7 juga bisa membeli kebutuhan di toko terdekat dengan membawa tas kantong sendiri dari rumah.

3. Jangan buang sampah sembarangan
Jika pergi berlibur ke pantai, pastikan tidak ada sampah plastik yang tertinggal di sana. Sampah plastik yang mengapung di lautan dapat membahayakan kehidupan hewan di sana. Tentunya tidak hanya di pantai saja, namun dimana pun dan kapan pun harus tetap menjaga lingkungan dan jangan membuang sampah sembarangan.

Baca juga : Komunitas Beta Bank Sampah Daur Ulang Kertas untuk Dibagikan ke Warga

4- Mendaur ulang sampah plastik secara mandiri
Tidak semua plastik bisa didaur ulang. Namun, beberapa barang, seperti botol minuman dan pot tanaman dapat dilakukan proses recycle. Kreasikan sampah plastik menjadi hiasan atau barang lain yang dibutuhkan di rumah dan lingkungan sekitar.

5. Kurangi penggunaan sedotan
Sedotan berbahan plastik mulai dilarang secara perlahan di restoran di seluruh dunia. Ganti dengan sedotan kertas yang bisa didaur ulang atau gunakan sedotan logam dan kaca yang bisa dicuci dan digunakan kembali.

6. Pilih toko yang menggunakan kantong kertas
Saat ini banyak toko yang memberlakukan tidak menggunakan kantong plastik untuk berbelanja. Konsumen "dipaksa" untuk membawa kantong sendiri dari rumah. Meski begitu tidak sedikit juga toko yang menyediakan kantong kertas untuk wadah belanja. Anda bisa memilih toko tersebut menjadi alternatif tempat berbelanja.

7. Beli langsung banyak
Seperti disebutkan sebelumnya, sebagian besar sampah plastik berasal dari dapur. Untuk menekan penggunaan plastik rumah tangga, satu cara untuk menguranginya adalah dengan berbelanja partai besar atau langsug banyak. Tapi, tetap gunakan cara yang ramah lingkungan dengan membawa wadah sebagai tempatnya langsung.

8. Stop konsumsi permen karet
Anda pasti bingung ya kenapa harus menghentikan mengunyah permen karet? Sebagai informasi, sebagian besar permen karet yang beredar di pasaran mengandung plastik. Permen karet dulunya dibuat dari getah pohon atau disebut chicle.

Seiring waktu, ilmuwan pun mencipatakan karet sintesis polietilen dan polivinil asetat untuk menggantikan karet alam di sebagian besar permen karet. Dengan kata lain mengunyah permen karet sama dengan Anda memasukan plastik beracun dalam tubuh, karena terbukti menggunakan bahan kimia yang bisa menyebabkan tumor pada tikus percobaan.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)