Pemerintah Upayakan Tes Khusus untuk Mendeteksi Covid-19 Varian Omicron
Garry Talentedo Kesawa
Rabu, 15 Desember 2021 - 23:52 WIB
ilustrasi (foto: LANGIT7.ID/ iStock)
Pemerintah mengupayakan prosedur tes khusus untuk mendeteksi Covid-19 varian Omicron. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran melalui pelaku perjalanan.
Juru bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan RI dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan pemerintah melihat ada peningkatan pelaku perjalanan dari luar negeri yang sebelumnya hanya sekitar 300-an, saat ini mencapai 4.000 kedatangan.
"Pemerintah mengupayakan jenis tes khusus yang mampu mendeteksi dini kasus-kasus Omicron secara lebih cepat untuk mencegah penularan di tingkat masyarakat," ujar Siti Nadia Tarmizi, dalam siaran pers PPKM, Rabu (15/12/2021).
Baca juga:Pengecualian Karantina Berlaku untuk WNA Diplomat dan WNI dengan Kondisi Mendesak
Menurut Nadia, belajar dari kasus beberapa waktu lalu, Indonesia pernah mengalami lonjakan kasus setelah libur panjang.
"Sehingga perlu tetap kewaspadaan masyarakat, mematuhi protokol kesehatan, segera vaksinasi dan ikuti anjuran dari pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah," katanya.
Nadia mengatakan secara nasional belum ditemukan kasus varian Omicron di Indonesia. Namun dengan karakteristiknya, sangat memungkinkan varian Omicorn memunculkan gelombang Covid-19 di berbagai negara.
Juru bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan RI dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan pemerintah melihat ada peningkatan pelaku perjalanan dari luar negeri yang sebelumnya hanya sekitar 300-an, saat ini mencapai 4.000 kedatangan.
"Pemerintah mengupayakan jenis tes khusus yang mampu mendeteksi dini kasus-kasus Omicron secara lebih cepat untuk mencegah penularan di tingkat masyarakat," ujar Siti Nadia Tarmizi, dalam siaran pers PPKM, Rabu (15/12/2021).
Baca juga:Pengecualian Karantina Berlaku untuk WNA Diplomat dan WNI dengan Kondisi Mendesak
Menurut Nadia, belajar dari kasus beberapa waktu lalu, Indonesia pernah mengalami lonjakan kasus setelah libur panjang.
"Sehingga perlu tetap kewaspadaan masyarakat, mematuhi protokol kesehatan, segera vaksinasi dan ikuti anjuran dari pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah," katanya.
Nadia mengatakan secara nasional belum ditemukan kasus varian Omicron di Indonesia. Namun dengan karakteristiknya, sangat memungkinkan varian Omicorn memunculkan gelombang Covid-19 di berbagai negara.