home lifestyle muslim

Ramai di Dunia Maya, Bagaimana Adab Menyebarkan Foto Jenazah?

Jum'at, 17 Desember 2021 - 15:20 WIB
Seorang wanita dewasa yang terkejut melihat ponsel dari anaknya. Foto: LANGIT7/iStock
Dunia maya tengah diramaikan beredarnya foto jenazah mendiang Laura Anna yang sudah di make up sebelum dikremasi. Fotonya beredar hampir di setiap ranah media sosial apa pun.

Beredarnya foto-foto mendiang di media sosial menimbulkan pertanyaan, apakah boleh menyebar foto jasad yang sudah meninggal, sebagai tanda bela sungkawa? Bagaimana adab seorang muslim menyikapi ini?

Baca juga: Rahasia Rasulullah Didik Sahabatnya Jadi Manusia Baru Bangkitkan Peradaban Islam

Wakil Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat Habib Nabiel Al Musawa mengatakan, dalam Islam ada istilah "tatabbu' Al uyub," yang artinya adalah mencari-cari atau membuka aib orang lain.

Contoh kongkritnya membuka aib atau 'tatabbu' al uyub,' adalah seperti orang sakit, orang yang kecelakaan, orang sedang marah atau sedang menangis kemudian disebar fotonya. Terlebih menyebar foto orang yang meninggal.

"Adab yang baik adalah baiknya jangan disebarkan, kecuali mendapatkan izin dari salah satu anggota keluarganya" kata Habib Nabiel.

Jadi, jika ada gambar mendiang Laura Anna baiknya sampai di layar handphone Anda saja dan pastikan untuk tidak disebar lagi.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
adab menyebarkan foto jenazah laura anna oded m danial
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya