Presidensi G20 Indonesia
Nadiem Minta Dunia Pendidikan Jawab Persoalan Perubahan Iklim
Fajar adhitya
Jum'at, 17 Desember 2021 - 17:20 WIB
Ilustrasi Presidensi G20 Tahun 2022. Foto: Langit7/iStock.
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Anwar Makarim meminta dunia pendidikan mampu menjawab permasalahan perubahan iklim. Ia menilai masih banyak masyarakat yang belum paham mengenai perubahan iklim.
Melalui gerakan Merdeka belajar, Kemendikbudristek mendukung para guru untuk menggunakan pendekatan project based learning di dalam topik-topik dan tema climate change. Sehingga peserta didik nantinya terlatih untuk menghadapi dan menjawab tantangan.
“Kita belajar dari melakukan berbagai macam aktivitas, sehingga cinta untuk bisa melestarikan alam, sehingga kita sebagai manusia akan terus bisa survive, akan menjadi salah satu hal terpenting yang akan kita tinggalkan untuk generasi berikutnya,” tuturnya dikutip keterangan pers, Jumat (17/12/2021).
Baca Juga:Presidensi G20 Indonesia Dorong Tiga Agenda Sektor Kesehatan
Untuk itu, kata Nadiem, internalisasi isu perubahan iklim, harus menjadi prioritas dalam dunia pendidikan. “Karena merekalah anak-anak kita yang akan menghadapi dampak terburuk dari pada perubahan itu,” katanya.
Sebelumnya, Nadiem menyampaikan tahun 2021 dan 2022 merupakan salah satu momentum penting, sebab Indonesia memegang Presidensi Group of Twenty (G20). Tema recover together, recover stronger akan menandakan partisipasi aktif Indonesia dalam gerakan negara-negara di dunia.
Baca Juga:Antisipasi Varian Omicron, Kapolri Minta Vaksinasi Dipercepat
Melalui gerakan Merdeka belajar, Kemendikbudristek mendukung para guru untuk menggunakan pendekatan project based learning di dalam topik-topik dan tema climate change. Sehingga peserta didik nantinya terlatih untuk menghadapi dan menjawab tantangan.
“Kita belajar dari melakukan berbagai macam aktivitas, sehingga cinta untuk bisa melestarikan alam, sehingga kita sebagai manusia akan terus bisa survive, akan menjadi salah satu hal terpenting yang akan kita tinggalkan untuk generasi berikutnya,” tuturnya dikutip keterangan pers, Jumat (17/12/2021).
Baca Juga:Presidensi G20 Indonesia Dorong Tiga Agenda Sektor Kesehatan
Untuk itu, kata Nadiem, internalisasi isu perubahan iklim, harus menjadi prioritas dalam dunia pendidikan. “Karena merekalah anak-anak kita yang akan menghadapi dampak terburuk dari pada perubahan itu,” katanya.
Sebelumnya, Nadiem menyampaikan tahun 2021 dan 2022 merupakan salah satu momentum penting, sebab Indonesia memegang Presidensi Group of Twenty (G20). Tema recover together, recover stronger akan menandakan partisipasi aktif Indonesia dalam gerakan negara-negara di dunia.
Baca Juga:Antisipasi Varian Omicron, Kapolri Minta Vaksinasi Dipercepat