Kiat Cegah Kadar Kolestor Naik Usai Santap Banyak Daging
Dwitisya Rizky Desindatika
Selasa, 20 Juli 2021 - 21:30 WIB
Menyantap banyak daging terutama bersama lemaknya berpotensi menaikkan kadar kolesterol. Foto: Pixabay
Hari raya Idul Adha hingga tiga hari sesudahnya bisa dibilang waktunya konsumsi segala hidangan terutama daging. Bisa dipahami, sebab memang demikian sabda Rasulullah Muhammad SAW.
Tiga hari setelah Idul Adha yaitu tanggal 11,12,dan 13 Dzulhijjah disebut hari Tasyrik. Atas pendapat beberapa ulama, Rasulullah SAW melarang umatnya berpuasa di bulan ini karena masih termasuk dalam hari Id.
Sebagaimana dalam hadits riwayat Muslim, dari Nubaisyah Al Hudzali berkata, nabi SAW bersabda:
أَيَّامُ التَّشْرِيقِ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ
Artinya: "Hari-hari tasyrik adalah hari makan dan minum." (HR. Muslim)
Meski demikian bukan berarti melampiaskan keinginan makan. Satu hal yang harus diwaspadai dibalik nikmatnya menyantap daging yakni peningkatan kolestrol dalam tubuh.
Ini akan lebih berbahaya untuk mereka yang tidak mengalami gejala khusus atau mungkin tidak menyadarinya. Kolesterol sudah kritis tapi makan daging jalan terus.
Tiga hari setelah Idul Adha yaitu tanggal 11,12,dan 13 Dzulhijjah disebut hari Tasyrik. Atas pendapat beberapa ulama, Rasulullah SAW melarang umatnya berpuasa di bulan ini karena masih termasuk dalam hari Id.
Sebagaimana dalam hadits riwayat Muslim, dari Nubaisyah Al Hudzali berkata, nabi SAW bersabda:
أَيَّامُ التَّشْرِيقِ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ
Artinya: "Hari-hari tasyrik adalah hari makan dan minum." (HR. Muslim)
Meski demikian bukan berarti melampiaskan keinginan makan. Satu hal yang harus diwaspadai dibalik nikmatnya menyantap daging yakni peningkatan kolestrol dalam tubuh.
Ini akan lebih berbahaya untuk mereka yang tidak mengalami gejala khusus atau mungkin tidak menyadarinya. Kolesterol sudah kritis tapi makan daging jalan terus.