home community

Tergolong Tak Mudah, Ini Tantangan Bangun Soliditas Remaja Masjid

Rabu, 22 Desember 2021 - 01:45 WIB
Masjid Rahmatan Lil Alamin di Indramayu. Foto: Istimewa
Remaja masjid merupakan elemen penting rumah ibadah dalam memaksimalkan fungsi layanan dan dakwah Islam. Perhimpunan Remaja Masjid (Prima) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi DKI Jakarta mengungkapkan tantangan dalam membangun soliditas organisasi pemuda masjid.

Ketua Prima DMI DKI Jakarta, Ahmad Farhan mengatakan, ikatan remaja masjid sebagai sebuah organisasi harus dikelola dengan profesional. Termasuk mampu bersinergi dengan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan memiliki pemikiran terbuka.

“Kami rasa bahwa namanya anak muda punya sifat cepat bosan ingin sesuatu yang baru. Maka kami mendorong remaja masjid menjadi ‘food court’, jadi orang masuk ke sana punya beragam pilihan,” katanya saat berbincang dengan Langit7, Selasa (21/12/2021).

Baca Juga:Masjid Raya Sumbar Raih Penghargaan Arsitektur Terbaik di Dunia

Farhan menggambarkan organisasi remaja masjid semacam pujasera yang menawarkan beragam menu makanan. Dengan demikian, generasi muda pun lebih tertarik bergabung dalam remaja masjid karena akan mendapat berbagai keterampilan.

“Ini memang merupakan tantangan, masjid di Jakarta tidak semuanya punya tipologi yang mendukung. Masjid Sunda Kelapa misalnya, ia sangat berkembang karena punya fasilitas, pendanaan, pemikiran pengurusnya juga menunjang,” ujar Farhan.

Baca Juga:Raup Untung dari Budi Daya Jangkrik, Rp18 Juta Sekali Panen
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya