Indonesia Care Fokus Pembangunan Hunian untuk Pengungsi Erupsi Semeru
Fifiyanti Abdurahman
Kamis, 23 Desember 2021 - 17:50 WIB
Rumah tinggal para pengungsi erupsi Gunung Semeru. Foto: Istimewa
Sejumlah lembaga kemanusiaan kini mulai fokus untuk membangun kembali hunian untuk para pengungsi yang kehilangan tempat tinggal akibat diterjang erupsi Gunung Semeru.
Tak ketinggalan lembaga kemanusiaan Indonesia Care. Setelah terlibat dalam kegiatan penyelamatan, kemudian trauma healing bersama lembaga Al Quds Al amanati Indonesia, Majelis Wilayah (MW) Korps Alumni HMI (KAHMI) Jawa Timur dan Majelis Daerah KAHMI Lumajang serta relawan-relawan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), kini tengah mewujudkan hunian bagi para pengungsi yang selamat namun kehilangan tempat tinggalnya.
Baca juga: Indonesia Care dan Langit7 Peduli Korban Erupsi Gunung Semeru
Ketua Indonesia Care Cabang Jawa Timur MR Warang Agung, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/12/2021), mengungkapkan akan target membangun 50 rumah hunian, satu mushola dan satu sekolah PAUD.
"Kami menargetkan 50 rumah hunian, 1 mushola dan 1 sekolah PAUD. Kebetulan kami mendapatkan rekomendasi di wilayah Sumber Mujur dan Pronojiwo," ungkap Warang Agung.
Lebih lanjut ia berharap pembangunan bisa dimulai awal tahun 2022, mengingat saat ini bakal lahan relokasi warga tengah dilakukan land clearing oleh Pemerintah Kabupaten Lumajang. Saat ini Pemkab Lumajang menargetkan pembangunan sebanyak 2000 unit.
"Alhamdulillah Indonesia Care bersama sejumlah lembaga diantaranya KAHMI MW Jatim, KAHMI MD Lumajang, HMI, Al Quds Al Amanati Indonesia, Langit7.id, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sulawesi Tengah, berita9.net, dan Ansor di Lumajang mendapatkan amanah menyiapkan 50 unit hunian," imbuhnya.
Tak ketinggalan lembaga kemanusiaan Indonesia Care. Setelah terlibat dalam kegiatan penyelamatan, kemudian trauma healing bersama lembaga Al Quds Al amanati Indonesia, Majelis Wilayah (MW) Korps Alumni HMI (KAHMI) Jawa Timur dan Majelis Daerah KAHMI Lumajang serta relawan-relawan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), kini tengah mewujudkan hunian bagi para pengungsi yang selamat namun kehilangan tempat tinggalnya.
Baca juga: Indonesia Care dan Langit7 Peduli Korban Erupsi Gunung Semeru
Ketua Indonesia Care Cabang Jawa Timur MR Warang Agung, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/12/2021), mengungkapkan akan target membangun 50 rumah hunian, satu mushola dan satu sekolah PAUD.
"Kami menargetkan 50 rumah hunian, 1 mushola dan 1 sekolah PAUD. Kebetulan kami mendapatkan rekomendasi di wilayah Sumber Mujur dan Pronojiwo," ungkap Warang Agung.
Lebih lanjut ia berharap pembangunan bisa dimulai awal tahun 2022, mengingat saat ini bakal lahan relokasi warga tengah dilakukan land clearing oleh Pemerintah Kabupaten Lumajang. Saat ini Pemkab Lumajang menargetkan pembangunan sebanyak 2000 unit.
"Alhamdulillah Indonesia Care bersama sejumlah lembaga diantaranya KAHMI MW Jatim, KAHMI MD Lumajang, HMI, Al Quds Al Amanati Indonesia, Langit7.id, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sulawesi Tengah, berita9.net, dan Ansor di Lumajang mendapatkan amanah menyiapkan 50 unit hunian," imbuhnya.