LANGIT7.ID - , Lumajang - Sejumlah lembaga kemanusiaan kini mulai fokus untuk membangun kembali hunian untuk para pengungsi yang kehilangan tempat tinggal akibat diterjang erupsi Gunung Semeru.
Tak ketinggalan lembaga kemanusiaan Indonesia Care. Setelah terlibat dalam kegiatan penyelamatan, kemudian trauma healing bersama lembaga Al Quds Al amanati Indonesia, Majelis Wilayah (MW) Korps Alumni HMI (KAHMI) Jawa Timur dan Majelis Daerah KAHMI Lumajang serta relawan-relawan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), kini tengah mewujudkan hunian bagi para pengungsi yang selamat namun kehilangan tempat tinggalnya.
Baca juga: Indonesia Care dan Langit7 Peduli Korban Erupsi Gunung SemeruKetua Indonesia Care Cabang Jawa Timur MR Warang Agung, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/12/2021), mengungkapkan akan target membangun 50 rumah hunian, satu mushola dan satu sekolah PAUD.
"Kami menargetkan 50 rumah hunian, 1 mushola dan 1 sekolah PAUD. Kebetulan kami mendapatkan rekomendasi di wilayah Sumber Mujur dan Pronojiwo," ungkap Warang Agung.
Lebih lanjut ia berharap pembangunan bisa dimulai awal tahun 2022, mengingat saat ini bakal lahan relokasi warga tengah dilakukan land clearing oleh Pemerintah Kabupaten Lumajang. Saat ini Pemkab Lumajang menargetkan pembangunan sebanyak 2000 unit.
"Alhamdulillah Indonesia Care bersama sejumlah lembaga diantaranya KAHMI MW Jatim, KAHMI MD Lumajang, HMI, Al Quds Al Amanati Indonesia, Langit7.id, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sulawesi Tengah, berita9.net, dan Ansor di Lumajang mendapatkan amanah menyiapkan 50 unit hunian," imbuhnya.
Agung juga berharap dukungan dari para donatur, komunitas, organisasi dan perusahaan lain untuk ikut serta membangun hunian layak bagi pengungsi tersebut.
Saat ini lanjut Agung, para pengungsi masih berada di tenda-tenda pengungsian serta rumah kerabatnya. Mereka tak tahu lagi bagaimana menjalani kehidupan selanjutnya.
"Tulang punggung keluarga direnggut dalam bencana ini, tempat berteduh di sapu banjir lahar, hasil kebun, pertanian serta hewan ternak ludes. Haruskah mereka selamat dari letusan Semeru namun berakhir dengan penderitaan baru tanpa hunian yang layak dan mata pencaharian yg pasti?," kata Agung.
Karenanya, ia mengajak masyarakat bangunkan rumah layak untuk ribuan pengungsi tersebut. Membangun harapan hidup mereka yang tersapu banjir lahar Semeru untuk bangkit.
Baca juga: Rasa Jenuh Hinggapi Pengungsi, Indonesia Care Hibur Lewat Trauma Healing"Ada dua lokasi yang bakal digunakan sebagai tempat relokasi yaitu Sumber Mujur dan Pronojiwo," ungkapnya
Adapun untuk penyaluran donasi hunian tersebut Agung mempersilakan melakukan transfer melalui rekening Bank Syariah Indonesia (BSI) Indonesia Care Semeru di 7000-555-292 an Indonesia Cepat Aktif Responsif dan Empati.
(est)