Punya Bonus Demografi Sama, RI-Vietnam Siapkan Calon Pemimpin dan Pengusaha Muda
Mahmuda attar hussein
Jum'at, 24 Desember 2021 - 10:29 WIB
Hubungan beliateral Indonesia dan Vietnam. Foto: Dok KJRI Ho Chi Minh City
Milenial dianggap sebagai agen perubahan yang identik dengan kreativitas, inovasi, dan ide problem solving di masa depan.
Hal itu menjadikan pengusaha pemuda menjadi aset penting dalam menghadapi disrupsi teknologi dan situasi pandemi. Di mana mereka mampu menjawab tantangan besar ekonomi global saat ini.
"Indonesia dan Vietnam sama-sama sedang dalam masa pemulihan pasca gelombang Covid-19. Sangat penting bagi kedua negara untuk terus bekerja sama dalam pemulihan ekonomi," ujar Chairman of Ho Chi Minh City Friendship Union Organization (HUFO), Do Viet Ha di Webinar Webinar Building Resilience and Adapting to New Normal: From the Perspective of Young Entrepreneurs, Selasa (21/12).
Baca juga: Muhammadiyah Nilai NU Merupakan Representasi Wasatiah Islam
Dikutip dari KJRI Ho Chi Minh City, perdagangan bilateral sempat mengalami sedikit penurunan pada tahun lalu. Kendati demikian, sepanjang 2021 perdagangan bilateral RI-Vietnam terus berangsur membaik.
"Sehingga forum seperti ini juga perlu dikembangkan agar kedua negara dapat saling bertukar pengalaman. Juga menjadi sebuah pelatihan yang baik antar pengusaha muda di kedua negara untuk mengembangkan bisnis di masa pandemi," tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Bagas Adhadirga menyebutkan, Vietnam dan Indonesia harus mengoptimalkan bonus demografi yang diperkirakan akan sama-sama dinikmati kedua negara pada 2030 mendatang.
Hal itu menjadikan pengusaha pemuda menjadi aset penting dalam menghadapi disrupsi teknologi dan situasi pandemi. Di mana mereka mampu menjawab tantangan besar ekonomi global saat ini.
"Indonesia dan Vietnam sama-sama sedang dalam masa pemulihan pasca gelombang Covid-19. Sangat penting bagi kedua negara untuk terus bekerja sama dalam pemulihan ekonomi," ujar Chairman of Ho Chi Minh City Friendship Union Organization (HUFO), Do Viet Ha di Webinar Webinar Building Resilience and Adapting to New Normal: From the Perspective of Young Entrepreneurs, Selasa (21/12).
Baca juga: Muhammadiyah Nilai NU Merupakan Representasi Wasatiah Islam
Dikutip dari KJRI Ho Chi Minh City, perdagangan bilateral sempat mengalami sedikit penurunan pada tahun lalu. Kendati demikian, sepanjang 2021 perdagangan bilateral RI-Vietnam terus berangsur membaik.
"Sehingga forum seperti ini juga perlu dikembangkan agar kedua negara dapat saling bertukar pengalaman. Juga menjadi sebuah pelatihan yang baik antar pengusaha muda di kedua negara untuk mengembangkan bisnis di masa pandemi," tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI), Bagas Adhadirga menyebutkan, Vietnam dan Indonesia harus mengoptimalkan bonus demografi yang diperkirakan akan sama-sama dinikmati kedua negara pada 2030 mendatang.