LANGIT7.ID-Jakarta; PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) bersama Pemerintah Kabupaten Samosir memperkuat kolaborasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan Danau Toba, salah satunya melalui perluasan akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Salah satu implementasi kerja sama tersebut adalah program subsidi bunga kredit yang didukung Pemerintah Kabupaten Samosir. Melalui skema ini, pelaku UMKM yang memiliki KTP dan menjalankan usaha di Kabupaten Samosir dapat memperoleh akses pembiayaan dengan plafon hingga Rp100 juta dan tenor maksimal tiga tahun. Subsidi bunga diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Samosir melalui APBD sesuai ketentuan yang berlaku.
Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menyebut program tersebut menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah dalam memperkuat sektor usaha masyarakat.
“Program subsidi bunga kredit ini merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Samosir. Kami mengapresiasi dukungan BTN yang akan menyalurkan pembiayaan tersebut sehingga dapat membantu masyarakat, khususnya pelaku UMKM, untuk mengembangkan usahanya,” ujar Vandiko dalam keterangannya, dikutip Kamis (25/6/2028).
Kolaborasi itu ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan sejumlah Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BTN, Pemerintah Kabupaten Samosir, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kerja sama tersebut mencakup pengembangan ekosistem pariwisata, pemberdayaan UMKM, layanan kesehatan, hingga digitalisasi layanan pemerintahan di kawasan Danau Toba.
Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan Kabupaten Samosir memiliki posisi strategis sebagai bagian dari Kawasan Danau Toba yang telah ditetapkan sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas Indonesia.
Menurut Nixon, pertumbuhan sektor pariwisata perlu berjalan seiring dengan penguatan ekonomi masyarakat melalui UMKM.
“Pariwisata memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan UMKM. Secara nasional, sekitar 60 persen produk domestik bruto Indonesia ditopang oleh UMKM dan sektor ini juga menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja. Karena itu, sesuai arahan dari Danantara pengembangan pariwisata harus berjalan beriringan dengan pemberdayaan UMKM sehingga pertumbuhan ekonomi dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar Nixon.
Sebagai tindak lanjut kerja sama tersebut, BTN akan memperluas akses pembiayaan produktif bagi UMKM melalui berbagai skema pembiayaan, termasuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Kredit Properti Program (KPP). BTN juga akan mendorong digitalisasi transaksi agar pelaku usaha dapat berkembang dan meningkatkan skala bisnisnya.
Selain sektor UMKM, BTN juga siap mendukung pengembangan layanan kesehatan melalui penyediaan berbagai solusi perbankan bagi RSUD Dr. Hadrianus Sinaga. Dukungan tersebut meliputi layanan transaksi, payroll, QRIS Merchant, hingga pembiayaan untuk pengembangan fasilitas dan investasi alat kesehatan sesuai kebutuhan rumah sakit.
Kerja sama juga mencakup dukungan terhadap pengelolaan keuangan daerah melalui kolaborasi dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Samosir guna mendorong layanan yang lebih efisien dan terdigitalisasi.
BTN saat ini terus memperluas perannya melalui transformasi Beyond Mortgage. Dalam dua tahun terakhir, perseroan telah menjalin kerja sama dengan sekitar 58 pemerintah kabupaten dan kota di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat pembangunan ekonomi daerah.
Tidak hanya menghadirkan solusi pembiayaan, BTN juga menjajaki berbagai kolaborasi lain untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di kawasan Danau Toba. Mulai dari penyusunan solusi pengelolaan sampah di kawasan wisata bersama perguruan tinggi, promosi produk unggulan seperti kopi dan tenun, hingga peluang kerja sama dalam pengembangan sumber daya manusia.
“BTN ingin hadir bukan hanya sebagai lembaga pembiayaan, tetapi sebagai mitra pembangunan daerah. Kami ingin membangun ekosistem yang saling terhubung, mulai dari sektor pariwisata, UMKM, layanan publik hingga pengembangan sumber daya manusia agar manfaat pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara berkelanjutan,” kata Nixon.
Vandiko juga mengapresiasi kecepatan realisasi kerja sama tersebut. Menurutnya, hanya dalam waktu sekitar satu bulan sejak pembahasan awal dilakukan, nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama telah berhasil ditandatangani.
“Kami menyambut baik kerja sama ini dan mengapresiasi respons cepat BTN. Hanya dalam waktu sekitar satu bulan sejak pembahasan awal, hari ini nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama sudah dapat ditandatangani. Kami berharap kerja sama ini segera ditindaklanjuti melalui perjanjian kerja sama sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat Kabupaten Samosir,” kata Vandiko.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Samosir berharap kehadiran BTN dapat semakin diperluas sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan layanan perbankan serta akses pembiayaan yang lebih mudah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
(lam)