Ini Aktivitas yang Cocok untuk Lansia Agar Tetap Bugar di Usia Senja
Muhammad rifai akif
Sabtu, 25 Desember 2021 - 06:30 WIB
Dua pasang lansia yang tengah berjalan-jalan di pantai. Foto: LANGIT7/iStock
Sebuah studi baru menunjukkan aktivitas konsisten yang dilakukan sepanjang hari lebih efektif dibanding sesi latihan yang terjadwal. Tetap aktif menjadi penting bagi semua golongan usia.
Tetapi penelitian terbaru tersebut menyoroti cara efektif bagi lansia agar tetap bugar. Para peneliti menemukan bahwa mereka yang aktif sepanjang hari mendapat manfaat lebih besar dibanding mereka yang berolahraga terjadwal. Artinya, tetap bergerak dalam aktivitas harian lebih bermanfaat daripada mengunjungi gym.
Baca juga: Ini 3 Jenis Gerakan Olahraga yang Perlancar Buang Air Besar
Studi yang diterbitkan dalam jurnal Obesity, mengikuti lansia usia 65-86 tahun yang sudah kehilangan berat badan. Hasil penelitian tersebut menemukan bahwa mereka yang aktif sepanjang hari pada akhirnya lebih bugar.
Sedangkan orang yang aktif olahraga terstruktur dan menghindari aktivitas disebut fenomena 'substitusi". Mengacu pada aktivitas fisik dan kemudian mengkompensasi ke arah yang negatif.
Dalam sebuah wawancara dengan Healthline yang dilansir dari LA Weekly, Ahad (25/12/2021), para peneliti merekomendasikan agar orang mulai mengubah pendekatan mereka berolahraga untuk sesuatu yang lebih organik dan lebih sehat.
“Pertama, kita perlu mengurangi anggapan bahwa jika tidak menyakitkan atau memerlukan keanggotaan gym, itu tidak membantu,” kata Dr. Jason Fanning, salah satu penulis utama studi tersebut.
Tetapi penelitian terbaru tersebut menyoroti cara efektif bagi lansia agar tetap bugar. Para peneliti menemukan bahwa mereka yang aktif sepanjang hari mendapat manfaat lebih besar dibanding mereka yang berolahraga terjadwal. Artinya, tetap bergerak dalam aktivitas harian lebih bermanfaat daripada mengunjungi gym.
Baca juga: Ini 3 Jenis Gerakan Olahraga yang Perlancar Buang Air Besar
Studi yang diterbitkan dalam jurnal Obesity, mengikuti lansia usia 65-86 tahun yang sudah kehilangan berat badan. Hasil penelitian tersebut menemukan bahwa mereka yang aktif sepanjang hari pada akhirnya lebih bugar.
Sedangkan orang yang aktif olahraga terstruktur dan menghindari aktivitas disebut fenomena 'substitusi". Mengacu pada aktivitas fisik dan kemudian mengkompensasi ke arah yang negatif.
Dalam sebuah wawancara dengan Healthline yang dilansir dari LA Weekly, Ahad (25/12/2021), para peneliti merekomendasikan agar orang mulai mengubah pendekatan mereka berolahraga untuk sesuatu yang lebih organik dan lebih sehat.
“Pertama, kita perlu mengurangi anggapan bahwa jika tidak menyakitkan atau memerlukan keanggotaan gym, itu tidak membantu,” kata Dr. Jason Fanning, salah satu penulis utama studi tersebut.