Alumni Pesantren, Berdayakan Masyarakat Lewat Pertanian Hidroponik
Mahmuda attar hussein
Ahad, 26 Desember 2021 - 16:05 WIB
Pertanian hidroponik. Foto: Langit7/Istock
Pertanian hidroponik belakangan menjadi pilihan sebagian orang yang memiliki keterbatasan lahan. Selain hemat lahan, ternyata pertanian hidroponik juga menghasilkan panen yang lebih maksimal dan sehat.
Seperti alumni santri yang kini sukses mengembangkan usaha pertanian hidroponik. Ialah Rudi Kurniawan yang memanfaatkan pertanian hidroponik di kampungnya, Jombang, Jawa Timur.
Baca juga: Luncurkan Koperasi, HIPSI Jateng Siap Cetak 1.000 Santripreuner
Hidroponik sendiri secara mudah dapat diartikan sebagai pertanian yang mengganti sistem tanam dengan menggunakan media air. Karena tidak menggunakan tanah, maka pada umumnya hidroponik ini menggunakan greenhouse sebagai rumah pertanian.
"Dengan menggunakan greenhouse kita bisa meminimalisir gagal panen. Jadi kita dapat memberikan perawatan tanaman lebih baik," jelasnya di Seminar Kewirausahaan: Road to Jagoan Wirausaha (Jawara) Pesantren 2021 - 2022, Minggu (26/12).
Selain itu, lanjut dia, produk yang dihasilkan dari hidroponik ini juga terbilang lebih sehat dan segar ketimbang sayuran yang ditanam di lahan tanah. Juga membantu segala prosesnya yang menjadi lebih efisien.
"Menariknya, kita bisa menghemat air yang biasa digunakan untuk menyiram tanaman atau sayuran. Sebab hidroponik itu media tanamnya memang sudah menggunakan air," sambungnya.
Seperti alumni santri yang kini sukses mengembangkan usaha pertanian hidroponik. Ialah Rudi Kurniawan yang memanfaatkan pertanian hidroponik di kampungnya, Jombang, Jawa Timur.
Baca juga: Luncurkan Koperasi, HIPSI Jateng Siap Cetak 1.000 Santripreuner
Hidroponik sendiri secara mudah dapat diartikan sebagai pertanian yang mengganti sistem tanam dengan menggunakan media air. Karena tidak menggunakan tanah, maka pada umumnya hidroponik ini menggunakan greenhouse sebagai rumah pertanian.
"Dengan menggunakan greenhouse kita bisa meminimalisir gagal panen. Jadi kita dapat memberikan perawatan tanaman lebih baik," jelasnya di Seminar Kewirausahaan: Road to Jagoan Wirausaha (Jawara) Pesantren 2021 - 2022, Minggu (26/12).
Selain itu, lanjut dia, produk yang dihasilkan dari hidroponik ini juga terbilang lebih sehat dan segar ketimbang sayuran yang ditanam di lahan tanah. Juga membantu segala prosesnya yang menjadi lebih efisien.
"Menariknya, kita bisa menghemat air yang biasa digunakan untuk menyiram tanaman atau sayuran. Sebab hidroponik itu media tanamnya memang sudah menggunakan air," sambungnya.