home wirausaha syariah

Prospek Masih Cerah, Pemerintah Dorong Industri Pengolahan Buah Segar

Senin, 27 Desember 2021 - 11:15 WIB
Buah segar. Foto: Langit7/Istock
Industri pengolahan buah semakin mendapat banyak perhatian dari berbagai pihak, baik konsumen mau pun pemerintah.

Apalagi, Indonesia merupakan salah satu negara produsen buah segar terbesar di dunia, dengan produksi mencapai 24,9 juta ton per tahun. Berdasarkan data world fruit map, Indonesia menempati posisi ke-8 dunia.

Untuk itu, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberikan kebijakan hilirisasi industri. Hal itu dilakukan guna meningkatkan nilai tambah komoditas dalam negeri, sekaligus mendukung program substitusi impor.

“Kebijakan hilirisasi ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah, memperkuat struktur, dan menumbuhkan populasi industri, serta menciptakan lapangan kerja dan peluang usaha,” kata Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika melalui keterangan tertulis, Minggu (26/12).

Baca juga: Ini Program KNEKS Wujudkan Indonesia sebagai Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Sebagai negara tropis, Indonesia berpotensi besar dalam upaya pengembangan industri berbahan baku buah, seperti minuman sari buah, produk buah dalam kaleng, manisan buah, selai dan lainnya.

Dengan produksi buah segar yang besar itu, menjadikan pengembangan usaha industri pengolahan buah di tanah air masih prospektif. Artinya, peluang sektor hulu ini perlu dioptimalkan dengan mendorong tumbuhnya industri sampai ke hilir.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
prospek masih cerah pemerintah dorong industri pengolahan buah segar
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya