home lifestyle muslim

Cara Gim Lokal Bisa Bersaing dengan Produk Global versi Peneliti INDEF

Senin, 27 Desember 2021 - 13:40 WIB
Ghost Parade salah satu gim buatan developer lokal. Foto: Ghost Parade/Instagram
Industri gaming yang terus meningkat, berbanding lurus dengan kenaikan jumlah pemain gim di Indonesia. Menurut data dari Indonesia Esports Premier League (IESPL) menyebutkan pada 2019, terdapat 62,1 juta orang yang aktif bermain gim di dalam negeri.

Angka tersebut meningkat pada 2021, data We are Social dan Hootsuite mencatat pengguna internet di Indonesia sebanyak 202,6 juta orang per Januari 2021. Di sisi lain jaringan mobile aktif mencapai 345,3 juta, atau 125,6% dari total populasi.

Baca juga: Sandiaga Uno Dorong Gim Lokal Bersaing di Pasar Global

Dari data tersebut menjelaskan sekitar 60,2 persen pengguna internet memainkan gim melalui gawai. Tingginya angka pemain gim saat ini menempatkan Indonesia sebagai negara potensial untuk industri gim.

Pengamat ekonomi digital INDEF Nailul Huda mengatakan maraknya pengguna gim di Indonesia lantaran masa pandemi yang sudah hampir dua tahun ini berjalan.

"Adanya pandemi dan kemudahan menggunakan gim dengan handphone menjadi semakin banyaknya generasi Z dan generasi milenial bermain." kata Nailul Huda. "Dahulu kan kalau mau game online harus ke warnet terlebih dahulu." imbuhnya kepada Langit7 pada (27/12/2021).

Hal ini menyebabkan meningkatnya permintaan gim yang diikuti dengan meningkatkan penawaran gim. Namun sayangnya, ketersediaan gim di Indonesia masih didominasi dari luar negeri.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
gim lokal hobi main gim indef
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya