home lifestyle muslim

Zahra Aisha, Pro Player yang Sempat Insecure Bergabung di Tim Esports

Senin, 27 Desember 2021 - 19:42 WIB
Pro Player Zahra Aisha. Foto: Istimewa


Penerbit riset pasar game global, Newzoo memperkirakan bahwa pendapatan industri eSports akan melampaui angka miliaran dolar pada tahun 2020, dengan angka penonton menembus 495 juta penonton di seluruh dunia. Angka tersebut menunjukkan bahwa industri gaming sangat potensial.

Namun, sayangnya, industri esport saat masih identik dengan kaum pria. Ini terlihat dari banyaknya desain gim yang dibuat kompetitif dengan menirukan olaraga dunia nyarta secara virtual, yang didominasi oleh kaum adam.

Baca juga: Cara Gim Lokal Bisa Bersaing dengan Produk Global versi Peneliti INDEF

Faktanya, di industri esport, lady gamers saat ini pun masih terbilang sedikit, karena kerap dipandang sebelah mata. Tapi hal tersebut tak menyurutkan perempuan untuk ikut berkompetisi di industri ini.

Salah satu contohnya adalah Zahra Aisha ‘DG ChriimusAF’ atau akrab disapa Rara. Tidak tanggung-tanggung, Rara memilih permainan Call of Duty: Mobile (CODM) yang notabene merupakan game berkonsep team shooter sebagai wadah untuk mengekspresikan hobinya bermain game hingga ke ranah profesional.

Takdir mengantarkan Rara untuk menyukai dunia games. Perjumpaan dengan teman-temannya selama mengarungi dunia gaming membuat Rara berkesimpulan bahwa game bisa menciptakan impact atau dampak yang baik di masyarakat. Bukan sekedar menghasilkan stereotip buruk di mata masyarakat.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
esports lady gamer
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya