Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Zahra Aisha, Pro Player yang Sempat Insecure Bergabung di Tim Esports

Fifiyanti Abdurahman Senin, 27 Desember 2021 - 19:42 WIB
Zahra Aisha, Pro Player yang Sempat Insecure Bergabung di Tim Esports
Pro Player Zahra Aisha. Foto: Istimewa
LANGIT7.ID - , Jakarta -
Penerbit riset pasar game global, Newzoo memperkirakan bahwa pendapatan industri eSports akan melampaui angka miliaran dolar pada tahun 2020, dengan angka penonton menembus 495 juta penonton di seluruh dunia. Angka tersebut menunjukkan bahwa industri gaming sangat potensial.

Namun, sayangnya, industri esport saat masih identik dengan kaum pria. Ini terlihat dari banyaknya desain gim yang dibuat kompetitif dengan menirukan olaraga dunia nyarta secara virtual, yang didominasi oleh kaum adam.

Baca juga: Cara Gim Lokal Bisa Bersaing dengan Produk Global versi Peneliti INDEF

Faktanya, di industri esport, lady gamers saat ini pun masih terbilang sedikit, karena kerap dipandang sebelah mata. Tapi hal tersebut tak menyurutkan perempuan untuk ikut berkompetisi di industri ini.

Salah satu contohnya adalah Zahra Aisha ‘DG ChriimusAF’ atau akrab disapa Rara. Tidak tanggung-tanggung, Rara memilih permainan Call of Duty: Mobile (CODM) yang notabene merupakan game berkonsep team shooter sebagai wadah untuk mengekspresikan hobinya bermain game hingga ke ranah profesional.

Takdir mengantarkan Rara untuk menyukai dunia games. Perjumpaan dengan teman-temannya selama mengarungi dunia gaming membuat Rara berkesimpulan bahwa game bisa menciptakan impact atau dampak yang baik di masyarakat. Bukan sekedar menghasilkan stereotip buruk di mata masyarakat.

"Aku tertarik berkecimpung di dunia game ini adalah impact dari games itu sendiri. Game itu bukan tempat negatif, menghabiskan waktu tapi, di Game bisa menciptakan banyak prestasi dan koneksi. Aku juga melihat prospek game sebagai karir yang menjanjikan, baik itu sebagai pro player, youtuber, maupun streamer.”

Menjadi gamer di dunia yang "cowok banget" bukanlah sesuatu yang mudah. Tak jarang para lady gamers dianggap remeh hingga berujung diskriminasi, entar itu saat bermain ataupun bertanding.

“Kalau cowok highlight turnamennya sudah terjadwal, ruang dan wadahnya juga luas, dan prize pool juga lebih besar. Sementara yang cewek, turnamennya paling 3 bulan sekali, ruang dan wadahnya terbatas, dan hadiahnya sangat timpang dari tim cowok”

Kurangnya inklusivitas dalam dunia gaming tersebut tidak membuat Rara surut nyali. Sebelum bergabung dengan tim all-ladies, Rara sempat mencoba untuk bergabung dan bertanding dengan tim esports pria. Awalnya ia pun merasa insecure dengan kemampuannya sendiri.

“Pertama kali gabung dengan tim cowok, Saya merasa deg-degan, takut menjadi beban, takut nggak cocok dengan tim mereka. Namun itu hanya ilusi semata. Mereka (tim cowok) juga caring dan baik. Justru, di tim cowok ini saya belajar banyak mengenai scrim dalam permainan esport," jelas Rara.

Scrim merupakan latihan khusus yang dilakukan setiap hari dengan berbagai materi. Beberapa materi yang dipelajari di scrim mulai dari mempelajari map, menggunakan senjata, mengatur tempat posisi, memahami skema permainan, sampai pada tahap strategi yang dibangun.

Seiring berjalannya waktu, Rara pun terus meniti karirnya di dunia game Esports hingga akhirnya berlabuh di Call of Duty: Mobile (CODM) sebagai game yang ditekuni saat ini. Rara mengungkapkan bahwa dirinya mulai bermain dan mencoba CODM saat pertama kali diluncurkan.

Sampai akhirnya, pada season 2 dirinya mulai mencoba game CODM secara kompetitif dan terpikat pada aksi-aksi permainan CODM yang bertempo cepat, bahkan sejak season pertama game CODM diluncurkan oleh Garena.

Ketika ditanya alasannya memilih CODM sebagai wadah untuk terus berprestasi di dunia esports, Rara yang sering memilih role support di dalam game CODM ini mengungkapkan ada potensi besar untuk gamer perempuan di platform ini.

"Secara pribadi, aku sendiri menyaksikan bahwa CODM menjadi salah satu game di Indonesia yang terus menghadirkan dan menampilkan banyak ladies pro-player, sehingga iklim yang inklusif terbangun, terlebih prospek dan masa depan CODM sangat cerah berkat dukungan Garena lewat CODM yang secara rutin memperhatikan dan menghadirkan turnamen bagi para ladies.” katanya dalam keterangan tertulis.

Kesenangannya terhadap CODM pun terus bertumbuh seiring berjalannya waktu. Rara yang kerap menggunakan alias ‘chriimus’ di dalam game ini pun terus meningkatkan rank karakternya di setiap season kompetitif CODM.

Kemampuan Rara pun tidak luput dari perhatian berbagai tim profesional di dunia esports CODM. Rara pun banyak malang melintang direkrut oleh berbagai tim yang mempercayai kemampuannya, bertemu teman, dan terus mengasah kemampuannya.

Rara sempat ditarik ke tim Kayze Avere Fede, sebelum akhirnya berlabuh di tim Dunia Games Avere Fede, dimana kemampuan leadership dan skill nya membuat Rara didapuk sebagai in-game team leader dan berhasil membawa timnya mencicipi Juara 2 di Princess Series season 2 dan meraih Juara 1 di turnamen tingkat nasional CODM Queen Series Season 3.

Ketika ditanya apa yang menginspirasi dirinya hingga bisa menorehkan berbagai prestasi hingga saat ini, gadis yang berkuliah di jurusan Public Relations ini mengaku mengidolakan sosok Merry Riana dan Maudy Ayunda.

Menurut Rara, keduanya mewakili sosok wanita tangguh yang juga mahir di bidang public speaking, pintar mengatur waktu antara pendidikan dan hobi. Selain itu, sosok idola Rara di dunia Esport salah satunya adalah Monica Carolina “Nixia” yang dikenal karena prestasinya.

Baca juga: Ridha Audrey: Esport Indonesia Sudah Semakin Maju

"Aku bahkan pernah ketemu dirinya waktu masih SD, dan momen paling berkesan adalah ketika dia menyemangatiku untuk berkarir di bidang Esports, mengakui bahwa aku punya potensi disini,"

Dari situ Rara pun mulai tergerak dan sadar bahwa industri ini adalah yang hal yang baik. Ia pun sangat termotivasi untuk bisa terus berkarir di dunia esport.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)