Hikmah Rahmani: Hari yang Berlalu
Redaksi
Selasa, 28 Desember 2021 - 09:10 WIB
Habib Abdul Rahman Al-Habsyi. Foto: Muslimobsessions.
Hari demi hari dijalani, berbagai fase terlewati. Fase dalam kandungan, bayi, anak-anak, remaja, dewasa, berkeluarga, dan akhirnya menua.
Oleh: Habib Abdul Rahman Al-Habsyi
Kita ada di salah satu fase tersebut. Sudah cukup lama kita menjalani hari, dan betapa banyak yang sering kaget sendiri ketika mengingat-ingat waktu yang telah dilewatinya.
Mumpung kita masih diberi kesempatan marilah kita gunakan waktu sebaik-baiknya untuk melakukan ibadah dan berbuat kebaikan.
Baca Juga:Tiada Hari Tanpa Dzikir, Ini Keutamaan Senantiasa Mengingat Allah
قال الحسن البصري - رحمه الله - :
" مَا الدُّنْيَا كُلُّهَا مِنْ أَوَّلِهَا إِلَى آخِرِهَا إِلَّا كَرَجُلٍ نَامَ نَوْمَةً رأى فِي مَنَامِهِ مَا يُحِبُّ ثُمَّ انْتَبَهَ “.
Oleh: Habib Abdul Rahman Al-Habsyi
Kita ada di salah satu fase tersebut. Sudah cukup lama kita menjalani hari, dan betapa banyak yang sering kaget sendiri ketika mengingat-ingat waktu yang telah dilewatinya.
Mumpung kita masih diberi kesempatan marilah kita gunakan waktu sebaik-baiknya untuk melakukan ibadah dan berbuat kebaikan.
Baca Juga:Tiada Hari Tanpa Dzikir, Ini Keutamaan Senantiasa Mengingat Allah
قال الحسن البصري - رحمه الله - :
" مَا الدُّنْيَا كُلُّهَا مِنْ أَوَّلِهَا إِلَى آخِرِهَا إِلَّا كَرَجُلٍ نَامَ نَوْمَةً رأى فِي مَنَامِهِ مَا يُحِبُّ ثُمَّ انْتَبَهَ “.