Potensi Industri Herbal Besar
Jokowi Minta Pemerintah Setop Impor Barang di Sektor Kesehatan
Mahmuda attar hussein
Selasa, 28 Desember 2021 - 20:15 WIB
Jokowi dalam saat groundbreaking Rumah Sakit (RS) Internasional Bali, Denpasar, Bali, Senin (27/12). Foto: Sekretariat Presiden
Pemerintah terus menggenjot pengembangan industri herbal di Tanah Air. Hal itu dilakukan, sebagai upaya menekan impor bahan baku obat yang selama ini dilakukan Indonesia.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkeinginan agar pemerintah dapat menghentikan impor, baik alat kesehatan, obat-obatan, maupun bahan baku obat. Dia meminta, kebutuhan akan barang tersebut dapat diproduksi sendiri di Tanah Air.
“Alat kesehatan, obat-obatan, bahan baku obat, kita harus berhenti impor barang-barang itu lagi. Kita perlu produksi sendiri di negara kita,” ujar Jokowi dalam saat groundbreaking Rumah Sakit (RS) Internasional Bali, Denpasar, Bali, Senin (27/12).
Baca juga: Prospek Masih Cerah, Pemerintah Dorong Industri Pengolahan Buah Segar
Merespon hal itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir menyebutkankan bahwa Indofarma akan fokus dalam pengembangan industri herbal pada pengobatan.
Apalagi, Indonesia memiliki alam dan kultur yang mumpuni guna mengembangkan industri tersebut.
“Kita punya kekuatan di industri herbal, karena memang mempunyai alam dan dalam hal ini. Untuk itu Indofarma kita akan fokus dalam pengembangan industri herbal daripada pengobatan,” jelas Erick.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkeinginan agar pemerintah dapat menghentikan impor, baik alat kesehatan, obat-obatan, maupun bahan baku obat. Dia meminta, kebutuhan akan barang tersebut dapat diproduksi sendiri di Tanah Air.
“Alat kesehatan, obat-obatan, bahan baku obat, kita harus berhenti impor barang-barang itu lagi. Kita perlu produksi sendiri di negara kita,” ujar Jokowi dalam saat groundbreaking Rumah Sakit (RS) Internasional Bali, Denpasar, Bali, Senin (27/12).
Baca juga: Prospek Masih Cerah, Pemerintah Dorong Industri Pengolahan Buah Segar
Merespon hal itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir menyebutkankan bahwa Indofarma akan fokus dalam pengembangan industri herbal pada pengobatan.
Apalagi, Indonesia memiliki alam dan kultur yang mumpuni guna mengembangkan industri tersebut.
“Kita punya kekuatan di industri herbal, karena memang mempunyai alam dan dalam hal ini. Untuk itu Indofarma kita akan fokus dalam pengembangan industri herbal daripada pengobatan,” jelas Erick.