Empat Strategi Pemerintah Kendalikan Varian Omicron di Indonesia
Jaja Suhana
Selasa, 28 Desember 2021 - 22:05 WIB
Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito. (Foto: Dok. Satgas Covid-19)
Pemerintah terus melakukan upaya mencegah penyebaran Covid-19 varian Omicron lebih luas. Setidaknya ada empat strategi yang bakal diterapkan dalam menangani varian Omicron di Indonesia.
Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito menyampaikan setidaknya ada ada empat upaya yang dilakukan pemerintah dalam mengendalikan varian Omicron di Indonesia. Mulai dari penambahan ruang tidur rumah sakit rujukan, laboratorium rujukan, fasilitas isolasi terpusat, serta posko di desa atau kelurahan.
Baca juga:Dua Rumah Sakit Rujukan COVID Mendapat Bantuan Lampu UVC
"Berbagai capaian positif sepanjang tahun 2021 tidak lepas dari kontribusi masyarakat. Tidak banyak negara yang bisa tangguh apalagi dengan karakteristik wilayah Indonesia yang luas dengan jumlah penduduk yang tidak sedikit," kata Prof Wiku seperti dikutip dari laman BNPB Indonesia, Selasa (28/12/2021).
Wiku Adisasmito mengatakan semua capaian positif Indonesia dalam mengendalikan pandemi Covid-19 menunjukan kemampuan adaptasi, kesigapan dan resiliensi seluruh masyarakat dalam penanganan pandemi. Hal tersebut menjadi modal penting bagi bangsa untuk terus bertahan melawan tantangan pandemi yang dinamis termasuk varian Omicron yang saat ini dihadapi.
"Mempertahankan kasus agar tetap rendah dan mengendalikan kenaikan kasus sedini mungin, harus jadi fokus utama kita di tahun yang akan datang," ujarnya.
Baca juga:Epidemiolog: Omicron Tak Separah Delta, tapi Tingkat Penularan 5 Kali Lipat
Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito menyampaikan setidaknya ada ada empat upaya yang dilakukan pemerintah dalam mengendalikan varian Omicron di Indonesia. Mulai dari penambahan ruang tidur rumah sakit rujukan, laboratorium rujukan, fasilitas isolasi terpusat, serta posko di desa atau kelurahan.
Baca juga:Dua Rumah Sakit Rujukan COVID Mendapat Bantuan Lampu UVC
"Berbagai capaian positif sepanjang tahun 2021 tidak lepas dari kontribusi masyarakat. Tidak banyak negara yang bisa tangguh apalagi dengan karakteristik wilayah Indonesia yang luas dengan jumlah penduduk yang tidak sedikit," kata Prof Wiku seperti dikutip dari laman BNPB Indonesia, Selasa (28/12/2021).
Wiku Adisasmito mengatakan semua capaian positif Indonesia dalam mengendalikan pandemi Covid-19 menunjukan kemampuan adaptasi, kesigapan dan resiliensi seluruh masyarakat dalam penanganan pandemi. Hal tersebut menjadi modal penting bagi bangsa untuk terus bertahan melawan tantangan pandemi yang dinamis termasuk varian Omicron yang saat ini dihadapi.
"Mempertahankan kasus agar tetap rendah dan mengendalikan kenaikan kasus sedini mungin, harus jadi fokus utama kita di tahun yang akan datang," ujarnya.
Baca juga:Epidemiolog: Omicron Tak Separah Delta, tapi Tingkat Penularan 5 Kali Lipat