home edukasi & pesantren

Tahun Depan, Pemprov Jateng Naikkan Anggaran Bagi Penghafal Alquran

Kamis, 30 Desember 2021 - 04:00 WIB
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen. (Foto: Istimewa)
Pemprov Jateng memberikan semangat dan dukungan bagi calon-calon hafidz dan hafidzah quran dengan menaikkan anggaran bagi penghafal Alquran pada tahun 2020. Hal ini dilakukan mengingat pada tahun 2021 ada pengajuan yang belum bisa terakomodir karena keterbatasan anggaran yang dialokasikan oleh Pemda.

"Tahun 2021 bisyarah (hadiah) bagi penghafal Alquran dialokasikan Rp500 juta. Mengingat banyak pengajuan yang belum bisa diakomdir, maka tahun depan Pemprov Jateng mengajukan lebih besar," kata Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen saat menghadiri Tasyakuran Khatmil Quran Putri dan Doa Masyayikh Pesantren Al Anwar Putr Li Tahfidzul Quran, Sarang, Rembang, seperti dikutip Rabu (29/12).

Taj Yasin memperkirakan akan terjadi lonjakan pengajuan bisyarah pada 2022, mengingat kasus Covid-19 di Jawa Tengah yang telah menurun. Akan ada lonjakan kegiatan haflah-haflah di pesantren yang berbasis tahfidzul quran.

Baca juga:MHQ Abadikan Cita-Cita Syekh Ali Jaber: Cetak Satu Juta Penghafal Alquran

"Perlu kita antisipasi untuk tahap penganggaran APBD murni dan nanti kita teruskan di APBD perubahan," ujarnya seperti dikutip NU Online Jateng.

Gus Yasin menyampaikan anggaran bisyarah ini juga berlaku bagi penghafal kitab suci agama lain. Apabila ada yang memiliki program menghafal kitab suci agama lain, ia mempersilakan agar disampaikan ke Pemprov Jateng.

Lebih lanjut, Gus Yasin menjelaskan anggaran bisyarah bagi penghafal kitab suci ini sengaja disiapkan sebagai bentuk apresiasi pemerintah kepada pihak yang nantinya dapat berkontribusi bagi pembangunan di bidang agama.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
taj yasin maimoen jawa tengah penghafal quran anggaran
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya