home wirausaha syariah

Nilai Ekspor Capai USD10,77 Juta, Pasutri Ini Berhasil Usaha Tanaman Hias

Ahad, 02 Januari 2022 - 13:00 WIB
Tanaman hias. Foto: YouTube Kisah Tanpa Batas
Bisnis tanaman hias selama pandemi cukup mengalami kelonjakan permintaan. Hal itu berimbas pada lahirnya pengusaha tanaman hias baru, karena tergiur akan cuan.

Bahkan, pasar tanaman hias juga tidak hanya sebatas level nasional, tapi juga internasional dari berbagai kegiatan ekspor. Nilai ekspor tanaman hias Indonesia mencatatkan kenaikan yang signifikan, yakni 69,7 persen pada periode Januari-September 2021 dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya, yang mencapai nilai USD10,77 juta.

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) mencatat, sepanjang periode Januari-September 2021, Jepang menjadi negara tujuan ekspor utama tanaman hias asal Indonesia dengan pangsa sebesar 32,23 persen. Diikuti Singapura 15,55 persen, Amerika Serikat 13,12 persen, Belanda 13,03 persen, dan Tiongkok 5,60 persen.

Baca juga: Bisnis Pesantren Bisa Jadi Tulang Punggung Ekonomi Syariah, Ini Syaratnya

Lebih lanjut, Provinsi Jawa Barat mencatatkan jumlah eksportir tanaman hias paling banyak di Indonesia yaitu 25 eksportir. DKI Jakarta menempati posisi kedua (19 eksportir) diikuti oleh Jawa Tengah (7 eksportir), Banten (6 eksportir), dan Jawa Timur (4 eksportir).

Melonjaknya peluang dari bisnis tanaman hias pada masa pandemi itu juga yang menjadikan pasangan suami istri (pasutri) asal Depok mulai ikut-ikutan. Keduanya ialah Irsya Indiwara dan Rini Adrika sebagai Decora.z Indonesia.

Sebelum menjalankan usaha tanaman hias, mereka sempat memiliki usaha home decor. Namun, melihat peluang tanaman hias di tengah pandemi yang cukup menggiurkan, membuat mereka mulai beralih merambah sektor tanaman hias.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
nilai ekspor capai usd10,77 juta usaha tanaman hias masih menggiurkan
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya