Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home wirausaha syariah detail berita

Nilai Ekspor Capai USD10,77 Juta, Pasutri Ini Berhasil Usaha Tanaman Hias

mahmuda attar hussein Ahad, 02 Januari 2022 - 13:00 WIB
Nilai Ekspor Capai USD10,77 Juta, Pasutri Ini Berhasil Usaha Tanaman Hias
Tanaman hias. Foto: YouTube Kisah Tanpa Batas
Langit7, Jakarta - Bisnis tanaman hias selama pandemi cukup mengalami kelonjakan permintaan. Hal itu berimbas pada lahirnya pengusaha tanaman hias baru, karena tergiur akan cuan.

Bahkan, pasar tanaman hias juga tidak hanya sebatas level nasional, tapi juga internasional dari berbagai kegiatan ekspor. Nilai ekspor tanaman hias Indonesia mencatatkan kenaikan yang signifikan, yakni 69,7 persen pada periode Januari-September 2021 dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya, yang mencapai nilai USD10,77 juta.

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) mencatat, sepanjang periode Januari-September 2021, Jepang menjadi negara tujuan ekspor utama tanaman hias asal Indonesia dengan pangsa sebesar 32,23 persen. Diikuti Singapura 15,55 persen, Amerika Serikat 13,12 persen, Belanda 13,03 persen, dan Tiongkok 5,60 persen.

Baca juga: Bisnis Pesantren Bisa Jadi Tulang Punggung Ekonomi Syariah, Ini Syaratnya

Lebih lanjut, Provinsi Jawa Barat mencatatkan jumlah eksportir tanaman hias paling banyak di Indonesia yaitu 25 eksportir. DKI Jakarta menempati posisi kedua (19 eksportir) diikuti oleh Jawa Tengah (7 eksportir), Banten (6 eksportir), dan Jawa Timur (4 eksportir).
Nilai Ekspor Capai USD10,77 Juta, Pasutri Ini Berhasil Usaha Tanaman Hias
Melonjaknya peluang dari bisnis tanaman hias pada masa pandemi itu juga yang menjadikan pasangan suami istri (pasutri) asal Depok mulai ikut-ikutan. Keduanya ialah Irsya Indiwara dan Rini Adrika sebagai Decora.z Indonesia.

Sebelum menjalankan usaha tanaman hias, mereka sempat memiliki usaha home decor. Namun, melihat peluang tanaman hias di tengah pandemi yang cukup menggiurkan, membuat mereka mulai beralih merambah sektor tanaman hias.

"Kita lihat tetanaman yang lagi rame itu merupakan bisnis long lasting, karena memang sudah sedari awal ada. Nah, berkat pandemi juga menambah peminat dari tanaman hias ini," ujar Irsya dikutip dari kanal YouTube Kisah Tanpa Batas.

Baginya, menjalankan bisnis bukan hanya sekadar mencari cuan, melainkan juga soal bertambahnya berkah untuk keluarga dan lingkungan sekitar.

Baca juga: Peran Ekspor Tinggi, Indonesia Manfaatkan Peluang Komoditas Rumput Laut

Couplepreuneur yang baru berbisnis tanaman pada Januari 2020 lalu itu memang selalu memiliki visi-misi khusus dalam konsep usahanya. Di mana mereka selalu ingin meningkatkan kesejahteraan bagi orang di terdekat dan sekelilingnya.

Rini menyebutkan, dari usahanya itu beberapa kerabatnya juga ikut kecipratan profit yang dihasilkan. Bahkan, keduanya juga turut membagikan ilmu dan strategi penjualan kepada orang terdekatnya secara cuma-cuma.
Nilai Ekspor Capai USD10,77 Juta, Pasutri Ini Berhasil Usaha Tanaman Hias
Mereka percaya hal itu jugalah yang mampu membuat usahanya berkembang cukup signifikan. Bahkan, dari stok tanaman receh, kini Decora.z Indonesia telah memiliki berbagai tanaman sultan yang harganya cukup tinggi.

"Pada akhirnya kita punya tanaman-tanaman yang agak sultan, kayak monstera variegata, dan lainnya. Jadi yang awalnya kita hanya punya tanaman receh seharga Rp25.000, sekarang kita ada pertambahan value dengan tanaman yang bernilai ratusan ribu," jelas Rini.

Baca juga: Jaga Ibadah Sunnah, Usaha Mainan Anak Ini Berkembang Pesat

Pasutri anak tiga ini selalu berupaya menghadirkan banyak varian tanaman. Hal itu tidak lain demi menambah peluang dari pehobi untuk membeli tanaman mereka.

Selain itu, mereka juga selalu melibatkan Allah sebagai partner bisnisnya. Artinya, mereka selalu menyisihkan sekian persen dari omzet untuk dibagikan kepada orang yang membutuhkan.

"(Beberapa waktu lalu) kita sudah menyalurkan apa yang jadi bagian partner kita (Allah). Jadi kita menyalurkan ke salah satu pesantren yatim piatu di Depok. Setiap bulan juga kita biasanya hunting tempat yang membutuhkan, seperti masjid, pesantren, dan bantuan sembako," tambahnya.

(zul)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)