Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home wirausaha syariah detail berita

Bisnis Pesantren Bisa Jadi Tulang Punggung Ekonomi Syariah, Ini Syaratnya

Muhajirin Rabu, 29 Desember 2021 - 23:01 WIB
Bisnis Pesantren Bisa Jadi Tulang Punggung Ekonomi Syariah, Ini Syaratnya
Supermarket Sakinah di Surabaya, salah satu bisnis pesantren yang berhasil dikelola oleh Kopontren Hidayatullah Assakinah (foto: integral.sch.id)
LANGIT7.ID, Jakarta - Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, menilai bisnis pesantren bisa menjadi tulang punggung ekonomi syariah Indonesia. Hal itu berdasar pada data Kementerian Koperasi dan UKM pada 2020 yang menyebutkan, Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) aktif di Indonesia mencapai 2.439 unit.

"Tidak hanya itu, melalui komponen pesantren diharapkan tidak hanya mencetak santri yang mumpuni dalam bidang agama, namu juga entrepreneur muda (santripreneur) yang kontributif dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata Teten melalui keterangan tertulis, Rabu (28/12/2021).

Teten menyebut Indonesia memiliki 27.722 pesantren yang terdiri dari 4,2 juta santri. Sejalan dengan amanat Undang-Undang No.19/2019, pesantren tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan dan dakwah, tetapi juga pemberdayaan ekonomi santri dan masyarakat sekitar.

Dia berharap pengurus pesantren dan Dewan pengawas dapat mendorong potensi Kopontren menjadi holding bisnis, serta berkontribusi dalam perekonomian nasional. Kopontren mempunyai potensi besar untuk menjadi satu kekuatan ekonomi umat, jika kemampuan manajerial, modernisasi, dan jaringan usahanya ditingkatkan.

Baca Juga: Kopontren Al Ittifaq Jadi Contoh Sukses Korporatisasi Pangan

Sementara, Ketua Dewan Pembina Induk Koperasi Pondok Pesantren (Inkopontren), Sandiaga Uno, mengatakan, sejak 5 tahun lalu, inkopontren telah lahir kembali dengan melakukan penataan ulang administrasi perizinan, serta pranata bisnis lan, termasuk teknologi.

"Inkopontren juga membawa optimisme dan mencerminkan bidang-bidangnya sebagai sebuah entitas bisnis dan saya melihat bahwa kesempatan ini merupakan peluang untuk mempertahankan entitas bisnis, tapi juga mengambil peluang sebagai pemenang," kata dia.

Selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandi menyebutkan, terdapat beberapa program dari pihaknya yang dapat diselaraskan dengan Inkopontren, seperti santri digitalpreneur.

Platform tersebut ditujukan untuk memberikan edukasi kepada para santri untuk meningkatkan kemampuan mereka, baik secara teknis maupun non teknis di bidang ekonomi digital dan produk kreatif.

"Seluruh peserta berkesempatan magang. Ini bisa dimanfaatkan bukan hanya mengembangkan usaha, tapi juga sebagai sarana tarbiyah, berdakwah melalui platform digital," kata Sandi.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)