Indikator Baik, Sinyal Positif Indonesia dalam Pemulihan Ekonomi
Mahmuda attar hussein
Senin, 03 Januari 2022 - 06:00 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Foto: Kemenko Perekonomian
Perekonomian Indonesia di masa krisis akibat pandemi Covid-19 diyakini masih cukup baik. Hal itu seiring dengan melandainya kasus penularan Covid-19 di Tanah Air.
Upaya pemulihan ekonomi itu dilakukan pemerintah dengan mengakselerasi pelaksanaan vaksinasi. Tercatat dari 208,26 juta target vaksinasi dosis 1 dan 2, telah tercapai 151,32 juta penduduk atau 77,46 persen dosis 1, dan 113,85 juta penduduk atau 54,67 persen untuk dosis 2.
Sementara vaksinasi dosis 3 telah diberikan kepada 1,29 juta penduduk atau sebesar 87,75 persen dari target. Upaya vaksinasi juga telah diperluas dan diakselerasi bagi kelompok anak-anak usia 6 hingga 11 tahun.
Baca juga: Pemerintah Gerakkan UMKM Pulihkan Ekonomi Nasional
Indeks Keyakinan Konsumen Indonesia juga sudah berada di angka 118,5. Ekspor Indonesia kuartal III-2021 naik 29,16 persen, sedangkan impor naik 30,11 persen. Indonesia juga memiliki cadangan devisa di atas USD140 miliar dan neraca perdagangan secara akumulatif surplus sebesar USD34,32 miliar.
“Penanganan krisis akibat Covid-19 dalam setahun sudah bisa recover. Ini memberikan sinyal bahwa fundamental ekonomi kita masih sangat baik,” jelas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam keterangannya, Senin (3/1).
Capaian itu juga sejalan dengan laporan World Bank yang menilai Indonesia memiliki kebijakan fiskal yang prudent. Juga kebijakan moneter yang tepat, termasuk reformasi struktural yang dilakukan secara masif.
Upaya pemulihan ekonomi itu dilakukan pemerintah dengan mengakselerasi pelaksanaan vaksinasi. Tercatat dari 208,26 juta target vaksinasi dosis 1 dan 2, telah tercapai 151,32 juta penduduk atau 77,46 persen dosis 1, dan 113,85 juta penduduk atau 54,67 persen untuk dosis 2.
Sementara vaksinasi dosis 3 telah diberikan kepada 1,29 juta penduduk atau sebesar 87,75 persen dari target. Upaya vaksinasi juga telah diperluas dan diakselerasi bagi kelompok anak-anak usia 6 hingga 11 tahun.
Baca juga: Pemerintah Gerakkan UMKM Pulihkan Ekonomi Nasional
Indeks Keyakinan Konsumen Indonesia juga sudah berada di angka 118,5. Ekspor Indonesia kuartal III-2021 naik 29,16 persen, sedangkan impor naik 30,11 persen. Indonesia juga memiliki cadangan devisa di atas USD140 miliar dan neraca perdagangan secara akumulatif surplus sebesar USD34,32 miliar.
“Penanganan krisis akibat Covid-19 dalam setahun sudah bisa recover. Ini memberikan sinyal bahwa fundamental ekonomi kita masih sangat baik,” jelas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam keterangannya, Senin (3/1).
Capaian itu juga sejalan dengan laporan World Bank yang menilai Indonesia memiliki kebijakan fiskal yang prudent. Juga kebijakan moneter yang tepat, termasuk reformasi struktural yang dilakukan secara masif.