3 Dimensi Belajar untuk Lulus Ujian Kehidupan
Muhajirin
Kamis, 06 Januari 2022 - 15:45 WIB
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Aktivis Pendidikan Najelaa Shihab prihatin dengan sistem pendidikan Indonesia. Sebagai psikolog, dia melihat pentingnya terbangun hubungan pendidik dan anak. Ia pun harus berjuang mengubah stereotip belajar-mengajar di ruang kelas, demi kebutuhan anak.
Masalah stereotip dalam sistem pendidikan Indonesia ialah proses belajar-mengajar. Pendidik maupun anak murid hanya mengikuti kurikulum, tanpa tahu dan memikirkan relevansinya terhadap tujuan hidup.
Padahal, anak sejak lahir sudah merdeka untuk belajar. Mereka tidak salah jika banyak bertanya, karena banyak pertanyaan berarti banyak eksplorasi. Namun sayang, fitrah anak untuk selalu bertanya dan berekspresi dimatikan oleh sistem pendidikan itu sendiri.
"Hampir semua anak takut bertanya di dalam kelas," kata Najelaa dalam webinar BukaTalks, dikutip kamis (6/1/2022).
Putri mufasir besar Indonesia, Quraish Shihab, ini lalu memaparkan tiga ciri merdeka belajar yang harus dipahami oleh para pendidik dan orang tua.
1. Komitmen
Orang yang merdeka belajar adalah yang memiliki komitmen dalam tujuan hidupnya. Ini hal sederhana, tapi coba tanyakan tujuan hidup anak-anak yang tengah duduk di bangku sekolah. Pertanyaan sederhana saja, apa tujuan mereka masuk sekolah dan belajar banyak materi pelajaran.
Masalah stereotip dalam sistem pendidikan Indonesia ialah proses belajar-mengajar. Pendidik maupun anak murid hanya mengikuti kurikulum, tanpa tahu dan memikirkan relevansinya terhadap tujuan hidup.
Padahal, anak sejak lahir sudah merdeka untuk belajar. Mereka tidak salah jika banyak bertanya, karena banyak pertanyaan berarti banyak eksplorasi. Namun sayang, fitrah anak untuk selalu bertanya dan berekspresi dimatikan oleh sistem pendidikan itu sendiri.
"Hampir semua anak takut bertanya di dalam kelas," kata Najelaa dalam webinar BukaTalks, dikutip kamis (6/1/2022).
Putri mufasir besar Indonesia, Quraish Shihab, ini lalu memaparkan tiga ciri merdeka belajar yang harus dipahami oleh para pendidik dan orang tua.
1. Komitmen
Orang yang merdeka belajar adalah yang memiliki komitmen dalam tujuan hidupnya. Ini hal sederhana, tapi coba tanyakan tujuan hidup anak-anak yang tengah duduk di bangku sekolah. Pertanyaan sederhana saja, apa tujuan mereka masuk sekolah dan belajar banyak materi pelajaran.