Jokowi: Presidensi G20 Perkokoh Kepemimpinan Indonesia di Mata Dunia
Garry Talentedo Kesawa
Senin, 10 Januari 2022 - 20:35 WIB
Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi). (Foto: Biro Setpres)
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa Presidensi G20 Indonesia akan memperkokoh kembali kepemimpinan Indonesia di mata dunia. Seperti yang dilakukan Presiden Pertama Indonesia, Soekarno dengan serangkaian upaya-upaya diplomasi hingga membuat tanah air dikenal luas oleh negara-negara lain di berbagai belahan benua.
Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam sambutan peringatan HUT ke-49 PDI Perjuangan secara virtual, Senin (10/1). "Kita akan mengulang dan memperkokoh kepemimpinan Indonesia yang dulu pernah dilakukan oleh Presiden pertama kita, Bung Karno," kata Jokowi.
Baca juga:Pemerintah Cabut Izin HGU Perkebunan Seluas 34.448 Hektar
Guna mendukung berbagai upaya tersebut, lanjut Jokowi, Indonesia akan memperjuangkan kepentingan negara berkembang agar mendapatkan dampak positif dari sidang-sidang pertemuan Presidensi G20. Mengingat perkumpulan negara-negara berpengaruh ini mempunyai dampak yang sangat besar dalam perekonomian global maupun sektor-sektor lainnya.
Menurut Jokowi, arti dari perjuangan tersebut sangatlah besar. Sebab, Indonesia saat ini masuk dalam negara berkembang yang memerlukan serangkaian kebijakan yang membawa dampak positif bagi setiap kehidupan masyarakat di berbagai sektor.
"Dengan begitu, berbagai sektor di tanah air dapat berpeluang besar menjadi berkembang melalui setiap kesepakatan yang digelar melalui kegiatan sidang pertemuan G20. Yang ini akan kita manfaatkan untuk memperjuangkan kepentingan Indonesia dan juga kepentingan negara-negara berkembang," ujar Jokowi.
Jokowi menjelaskan bahwa perjuangan itu sangat dibutuhkan untuk digaungkan dalam ajang internasional yang digelar satu tahun sekali tersebut. Untuk itu, diperlukan kerja sama antar negara dalam menghadapi berbagai tantangan yang timbul seiring dengan berjalannya waktu. Hal itu akan membuat setiap tantangan yang menghampiri dapat diselesaikan dengan waktu relatif cepat.
Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam sambutan peringatan HUT ke-49 PDI Perjuangan secara virtual, Senin (10/1). "Kita akan mengulang dan memperkokoh kepemimpinan Indonesia yang dulu pernah dilakukan oleh Presiden pertama kita, Bung Karno," kata Jokowi.
Baca juga:Pemerintah Cabut Izin HGU Perkebunan Seluas 34.448 Hektar
Guna mendukung berbagai upaya tersebut, lanjut Jokowi, Indonesia akan memperjuangkan kepentingan negara berkembang agar mendapatkan dampak positif dari sidang-sidang pertemuan Presidensi G20. Mengingat perkumpulan negara-negara berpengaruh ini mempunyai dampak yang sangat besar dalam perekonomian global maupun sektor-sektor lainnya.
Menurut Jokowi, arti dari perjuangan tersebut sangatlah besar. Sebab, Indonesia saat ini masuk dalam negara berkembang yang memerlukan serangkaian kebijakan yang membawa dampak positif bagi setiap kehidupan masyarakat di berbagai sektor.
"Dengan begitu, berbagai sektor di tanah air dapat berpeluang besar menjadi berkembang melalui setiap kesepakatan yang digelar melalui kegiatan sidang pertemuan G20. Yang ini akan kita manfaatkan untuk memperjuangkan kepentingan Indonesia dan juga kepentingan negara-negara berkembang," ujar Jokowi.
Jokowi menjelaskan bahwa perjuangan itu sangat dibutuhkan untuk digaungkan dalam ajang internasional yang digelar satu tahun sekali tersebut. Untuk itu, diperlukan kerja sama antar negara dalam menghadapi berbagai tantangan yang timbul seiring dengan berjalannya waktu. Hal itu akan membuat setiap tantangan yang menghampiri dapat diselesaikan dengan waktu relatif cepat.