home edukasi & pesantren

Student Loan, Jebakan Finansial yang Pengaruhi Mental Mahasiswa

Selasa, 11 Januari 2022 - 14:02 WIB
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Istilah student loan atau pinjaman pendidikan masih terdengar asing di telinga. Berkaca dari masalah di Amerika Serikat, student loan sebenarnya dapat memberatkan mahasiswa setelah lulus kuliah.

Di Amerika, utang student loan mencapai 1,48 triliun dolar atau sekira 44 juta peminjam. Jumlah itu melebihi total hutang kartu kredit di Amerika Serikat. Tepatnya, jumlah utang student loan ini melebihi jumlah hutang kartu kredit sebanyak 620 miliar dolar AS.

Namun, permasalahan terkait student loan ini tidak hanya terletak pada aspek ekonomi saja. Student loan ini juga dapat mempengaruhi mahasiswa secara psikologis atau mengganggu kesehatan mental. Ini karena mahasiswa yang baru lulus sudah dibebankan dengan hutang kredit pendidikan.

Blanco dkk. (2008 dalam Richardson, Elliott, Roberts, & Jansen, 2017) mengutip satu penelitian tentang kekhawatiran finansial dialami juga oleh mahasiswa S1 tingkat 1, 2, dan 3. Mahasiswa dengan kekhawatiran finansial tinggi memiliki kesehatan mental lebih buruk.

Gangguan mental mahasiswa mengurangi tingkat kehadiran mahasiswa di kelas dan juga mengurangi probabilitas mahasiswa menyelesaikan studinya di universitas.

Reavley dkk. (2012 dalam Richardson, Elliott, Roberts, & Jansen, 2017) menulis risiko gangguan kesehatan mental pada mahasiswa memang meningkat, karena umur rata-rata mahasiswa yang baru memasuki dunia perkuliahan berkaitan dengan permulaan berbagai macam gangguan psikiatrik.

Student loan juga memengaruhi pilihan-pilihan hidup mahasiswa. Hal ini akhirnya mengingatkan stres. Student loan ini menjadi pertimbangan beberapa individu dalam membeli properti (rumah). Individu dengan student loan yang belum terbayar akan menunda melakukan hal tersebut.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
mahasiswa kesehatan finansial pinjaman online skema pembiayaan kuliah
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya