Subisidi Bunga KUR Diluncurkan Januari untuk Optimalisasi PEN
Garry Talentedo Kesawa
Rabu, 12 Januari 2022 - 06:35 WIB
Perajin memproduksi dandang di kawasan Cawang, Jakarta, Rabu (13/11/2019). Foto: Antara/Galih Pradipta
Subsidi bunga kredit usaha rakyat (KUR) sebesar 3 persen yang diluncurkan Januari hingga Juni merupakan upaya mengoptimalisasi pemanfaatan programpemulihan ekonomi nasional(PEN) 2022.
Kabar baik tersebut disampaikan langsungMenteri Koordinator Bidang PerekonomianAirlangga Hartarto. "Untuk mengoptimalisasi pemanfaatan PEN 2022 kali ini beberapa program akan didorong sebagai front loading atau direalisasikan di awal tahun antara lain subsidi bunga KUR sebesar 3 persen untuk Januari sampai Juni 2022," katanya di Jakarta, Selasa (11/1/2022).
Baca Juga:Pemerintah Siapkan Minyak Goreng Kemasan Rp14.000 Per Liter
Optimalisasi pemanfaatan anggaran program PEN juga dilakukan melalui realisasi perluasan program BT-PKLW (Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung). Termasuk, insentif fiskal PPN ditanggung pemerintah (DTP) untuk perumahan dan PPnBM DTP untuk otomotif yang turut dilakukan pada awal tahun.
Program PC-PEN dilanjutkan pada 2022 dengan alokasi anggaran sebesar Rp414,1 triliun dengan fokus pada bidang kesehatan, perlindungan masyarakat dan penguatan pemulihanekonomi. Selain memanfaatkan PEN, pemerintah juga akan memaksimalkan penggunaan APBN dalam rangka mendorong pemulihan dan pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional tahun ini yang sebesar 5,2 persen.
"Pemerintah akan terus berkomitmen meningkatkan kualitas SDM demi masa depan generasi penerus bangsa melalui APBN 2022," ujarnya.
Baca Juga:Pemerintah Alokasikan Dana PEN Rp193,93 Triliun Pulihkan Ekonomi
Kabar baik tersebut disampaikan langsungMenteri Koordinator Bidang PerekonomianAirlangga Hartarto. "Untuk mengoptimalisasi pemanfaatan PEN 2022 kali ini beberapa program akan didorong sebagai front loading atau direalisasikan di awal tahun antara lain subsidi bunga KUR sebesar 3 persen untuk Januari sampai Juni 2022," katanya di Jakarta, Selasa (11/1/2022).
Baca Juga:Pemerintah Siapkan Minyak Goreng Kemasan Rp14.000 Per Liter
Optimalisasi pemanfaatan anggaran program PEN juga dilakukan melalui realisasi perluasan program BT-PKLW (Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung). Termasuk, insentif fiskal PPN ditanggung pemerintah (DTP) untuk perumahan dan PPnBM DTP untuk otomotif yang turut dilakukan pada awal tahun.
Program PC-PEN dilanjutkan pada 2022 dengan alokasi anggaran sebesar Rp414,1 triliun dengan fokus pada bidang kesehatan, perlindungan masyarakat dan penguatan pemulihanekonomi. Selain memanfaatkan PEN, pemerintah juga akan memaksimalkan penggunaan APBN dalam rangka mendorong pemulihan dan pencapaian target pertumbuhan ekonomi nasional tahun ini yang sebesar 5,2 persen.
"Pemerintah akan terus berkomitmen meningkatkan kualitas SDM demi masa depan generasi penerus bangsa melalui APBN 2022," ujarnya.
Baca Juga:Pemerintah Alokasikan Dana PEN Rp193,93 Triliun Pulihkan Ekonomi