Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 02 Juni 2026
home global news detail berita

Pemerintah Alokasikan Dana PEN Rp193,93 Triliun Pulihkan Ekonomi

mahmuda attar hussein Rabu, 11 Agustus 2021 - 11:35 WIB
Pemerintah Alokasikan Dana PEN Rp193,93 Triliun Pulihkan Ekonomi
Ilustrasi dana PEN untuk atasi pandemi Covid-19.Foto: Langit7/Istock
LANGIT7.ID, Jakarta - Pemerintah mewaspadai lonjakan kasus Covid-19 dengan berbagai kebijakan. Salah satunnya, mempersiapkan APBN untuk memberikan bantuan kepada masyarakat rentan terdampak dan memulihkan usaha. Pemulihan ekonomi dan penanganan Covid-19 diharapakan berjalan saling mendukung.

Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang semula dianggarkan Rp193,93 tirilun naik menjadi Rp214,95 triliun. Penambahan anggaran ini digunakan untuk klaim perawatan pasien, insentif tenaga kesehatan, penyediaan obat Covid-19 untuk pasien yang melakukan isolasi mandiri, vaksinasi, penambahan suplai oksigen, hingga membantu rumah sakit darurat.

Pemerintah juga menyiapkan fasilitas isolasi terpusat, melalui pemanfaatan gedung, wisma atlet, asrama haji, balai diklat, sekolah dan rusun yang ada di daerah.

Baca juga: Anggota DPR Khawatir Ada Pejabat yang Tidak Percaya Covid-19

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan,secara nasional tren kasus konfirmasi harian selama Agustus 2021 mulai mengalami penurunan sebesar 16,19 persen. Termasuk di seluruh provinsi di Pulau Jawa, tetapi untuk Bali masih mengalami kenaikan kasus 1,95 persen.

Sementara di luar Jawa-Bali, terdapat 10 provinsi yang mengalami tren penurunan. Total kasus aktif di luar Jawa-Bali masih mengalami sedikit peningkatan dibandingkan 1 Agustus 2021, sebesar 1,23 persen menjadi 209.337 kasus aktif per 9 Agustus 2021.

“Tren kasus konfirmasi harian secara nasional mengalami kenaikan tajam sejak awal Juni hingga akhir Juli lalu, termasuk testing, kematian dan rawat inap, tapi Agustus ini mulai mengalami penurunan,” katanya melalui keterangan resmi.

Baca juga: Rumah Zakat Santuni 44.092 Yatim dan Dhuafa Terdampak Covid-19

Tren penurunan kasus harian Covid-19 dan beberapa indikator di antaranya yang telah mengalami perbaikan, pemerintah mulai membuka beberapa aktivitas dan mobilitas secara terbatas di wilayah yang menerapkan PPKM Level 3. Kegiatan belajar mengajar, industri orientasi ekspor, restoran, mall, dan tempat ibadah mulai dibuka secara bertahap dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

APBN dan PEN 2021 juga segera diakselerasi untuk mendorong pemulihan ekonomi melalui ekspansi belanja perlindungan sosial dan dukungan kepada pelaku usaha mikro. Insentif usaha juga diberikan untuk membantu dunia usaha bertahan di masa pandemi ini.

“Pemerintah juga berkomitmen untuk memperkuat pemulihan dan akselerasi pertumbuhan ekonomi melalui reformasi struktural bidang pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial. Selain itu, membangun sistem perpajakan yang adil, sehat, efektif, dan akuntabel, sehingga memperkuat sinergi kebijakan fiskal pusat dan daerah,” imbuhnya.

(zul)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 02 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)