LANGIT7.ID, Jakarta - Maskapai penerbangan Garuda Indonesia menggelar program “Wisata Nusantara” yang merupakan bagian dari dukungan berkelanjutan Perusahaan terhadap gerakan #DiIndonesiaAja. Ini menjadi rangkaian dalam inisitiatif Kementerian Pariwisata RI dalam mengakselerasikan pemulihan sektor pariwisata nasional.
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra, mengungkapkan, melalui program Wisata Nusantara ini, Garuda Indonesia dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif berkolaborasi untuk mengoptimalkan aspek pemasaran perjalanan wisata ke lima destinasi pariwisata super prioritas. Tempat tersebut ,yaitu Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo. dan Likupang.
"Garuda Indonesia memberikan nilai tambah pengalaman penerbangan bagi wisatawan domestik yang akan melaksanakan perjalanan secara individu, atau secara grup minimal dua orang. Ini berupa penawaran harga khusus maupun paket bundling untuk land arrangement baik hotel maupun akomodasi penunjang lainnya ke lima destinasi wisata prioritas nasional," kata Irfan dalam keterangannya, Selasa (18/1/2022).
Baca Juga: Bantu Ekspor Produk UMKM, Garuda Buka Rute Khusus Kargo Semarang - SingapuraIrfan mengungkapkan bahwa inisiatif program Wisata Nusantara selaras dengan misi Kementerian Pariwisata RI dalam memaksimalkan pemulihan sektor pariwisata nasional. Ini juga merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Garuda sebagai national flag carrier untuk terus berakselerasi bersama ekosistem pariwisata.
"Kami terus berupaya menghadirkan aksesibilitas konektivitas udara ke berbagai destinasi pariwisata unggulan nasional melalui layanan penerbangan yang aman dan nyaman. Tentunya kami juga mengedepankan konsistensi penerapan protokol kesehatan pada seluruh lini operasional penerbangan yang disertai dengan berbagai nilai tambah layanan penerbangan," jelas Irfan.
Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyambut baik inisiatif yang dilaksanakan Garuda dalam mendukung misi Kemenparekraf RI melalui gerakan #DiIndonesiaAja. Sandiaga dalam keterangannya mengatakan bahwa Kemenparekraf dalam menjalankan kampanye #DiIndonesiaAja membutuhkan kerja sama dari seluruh ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dapat menggeliatkan pariwisata melalui wisatawan nusantara. Berdasarkan data, terdapat 11 miliar dollar AS per tahun yang dibelanjakan wisatawan Indonesia ketika berwisata ke luar negeri.
Baca Juga: Ditawarkan 2 Negara, Ini Alasan Shin Tae Yong Latih Timnas Indonesia“Sehingga, kita perlu merumuskan program-program yang dapat meningkatkan kualitas wisatawan nusantra. Bagaimana mereka semakin nyaman berwisata di Indonesia saja di tengah situasi pandemi Covid-19 yang terkendali,” ujar Sandiaga.
Ia berpesan agar program “Wisata Nusantara” dapat dilakukan dengan kehati-hatian dan kewaspadaan, lantaran virus Omicron yang sekarang ada di tengah-tengah masyarakat. Protokol kesehatan harus ditingkatkan, pemerintah juga tengah menggenjot vaksinasi dan booster. Agar kasus Covid-19 yang dipicu oleh omicron tidak mematikan upaya untuk membangkitkan ekonomi secara nasional.
Program Wisata Nusantara didukung oleh berbagai mitra usaha online travel agent seperti Traveloka dan
Tiket.com serta selected travel agent Garuda Indonesia. Program Wisata Nusantara ini juga dapat diakses oleh para pengguna jasa melalui kanal resmi travel agenda maupun booking platform serta dapat diakses melalui Sales Office Garuda Indonesia.
Baca Juga: Ini Respon Garuda atas Indikasi Dugaan Korupsi Pengadaan Pesawat(zhd)