Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 02 Juli 2026
home sosok muslim detail berita

Kisah Muhammad Ali Nyantri ke Syaikh Ahmad Kaftaro di Suriah

Muhajirin Senin, 24 Januari 2022 - 08:34 WIB
Kisah Muhammad Ali Nyantri ke Syaikh Ahmad Kaftaro di Suriah
Muhammad Ali bersama Mufti Suriah Syaikh Ahmad Kaftaro (foto: istimewa)
LANGIT7.ID, Jakarta - Siapa yang tak kenal Muhammad Ali? Dia merupakan mantan petinju profesional asal Amerika Serikat yang dikenal luas sebagai salah satu tokoh olahraga penting abad ke-20.

Suatu ketika, saat tak lagi berlaga di dalam ring, ia mengadakan kunjungan resmi ke Suriah. Cerita ini dibagikan di akun Facebook Abnau Manhaj As-Syaikh Ahmad Kuftaro. Saat kunjungan, ia menyempatkan diri bertemu dengan Syaikh Ahmad Kaftaro di Damaskus.

"Kau ingin sembuh dari penyakitmu?" tanya Syaikh Ahmad Kaftaro kepada Muhammad Ali. Muhammad Ali memang mengidap parkinson yang menghambat respon syaraf tubuhnya.

"Bagaimana bisa, Syaikh? sementara para dokter terkenal di Amerika pun tak mampu menangani." jawab Muhammad Ali.

"Seusai kunjunganmu, kutunggu kau di kebunku, datanglah dan semoga Allah akan menyembuhkanmu dengan kemurahan dan rahmat-Nya." kata Syaikh Ahmad Kaftaro.

Setelah menyelesaikan kunjungan resmi, Ali bergegas ke kebun milik Syaikh Ahmad Kaftaro. Di tempat itu, Ali diminta tinggal selama 40 hari. Ia menyanggupi. Ia juga diminta melakoni puasa penyembuhan (semacam pembersihan racun tubuh atau detoksifikasi), yakni tidak boleh makan sama sekali, hanya boleh minum.

Ali hanya minum 3-4 liter perhari, ditambah 4 gram madu untuk menjaga kerja hati. Dia juga harus berhenti mengonsumsi semua jenis obat-obatan kimia, yakni satu jam di pagi hari dan satu jam di sore.

Puasa itu berjalan efektif, sampai-sampai pada hari ke-17, Ali menelpon istrinya di Amerika. "Lihat saja nanti, kau akan melihatku membuat teh sendiri tanpa minta bantuan orang lain," kata Ali kepada istrinya.

Namun sayang, Ali tak sampai puasa 40 hari. Ia hanya sampai ke hari 27. Ia harus kembali ke Amerika karena urusan mendesak. Jika ia bisa menyempurnakan 40 hari puasa penyembuhan itu, mungkin saja Ali bisa sembuh total.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 02 Juli 2026
Imsak
04:33
Shubuh
04:43
Dhuhur
12:00
Ashar
15:21
Maghrib
17:53
Isya
19:07
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan