LANGIT7.ID, Jakarta - Gejala umum yang dirasakan pasien Omicron dan dirawat di rumah sakit pemerintah kebanyakan berupa batuk dan tenggorokan gatal.
Hal tersebut sidampaikan dokter spesialis paru RSUP Persahabatan, Erlina Burhan. Menurut Erlina, gejala umum tersebut mirip dengan gejala yang sering disampaikan CDC (Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS).
"Paling banyak gejala adalah batuk dan nyeri tenggorok juga gatal tenggorokan. Ini adalah gejala yang khas Omicron," kata Erlina dalam forum diskusi yang digelar Kamis, (27/1/2022).
Baca juga:
Pasien Omicron dengan Gejala Ringan Diimbau Isolasi MandiriMenurut Erlina, sebagian besar pasien yang dirawat di RSUP Persahabatan hanya sekitar 20% demam. Hal ini berkebalikan dengan Covid-19 varian delta dimana pasien mengalami demam luar biasa ketika terpapar Covid-19 varian Delta.
"Memang Omicron ini menunjukkan data bahwa virus berkembang di saluran napas atas, itu makanya gejala hanya ringan saja," katanya.
Dari pasien yang dirawat tidak ada yang sesak dan tidak butuh oksigen, yang menunjukkan tidak ada kerusakan paru.
Meski ringan, namun apabila mengalami batuk dan sakit tenggorokan serta ada riwayat kontak dengan pasien Covid-19, tidak perlu menunggu demam segera lakukan tes.
Baca juga:
Omicron Merebak, PTM Jalan TerusApabila tanpa gejala dan tanpa penyakit penyerta atau komorbid maka cukup melakukan isolasi mandiri di rumah dengan tata cara isolasi yang sama seperti varian sebelumnya.
Varian Omicron berbeda dengan varian COVID-19 sebelumnya, antara lain bergejala ringan bahkan tanpa gejala, namun penularannya lebih cepat yaitu hampir lima kali lipat dan dapat "menyelinap" menghindari antibodi yang terbentuk.
sumber: antara
(sof)