LANGIT7.ID, Jakarta - AC Milan berhasil memenangkan Derby della Madonnina usai mengalahkan Inter Milan 2-1 di Giuseppe Meazza, Ahad (6/2) dini hari WIB. Sempat tertinggal lebih dulu oleh gol Ivan Perisic pada menit ke-38, Milan mampu membalikkan keadaan berkat dwigol Olivier Giroud pada menit ke-75' dan 78' babak kedua.
Seusai laga, pelatih Stefano Pioli meluapkan kegembiraan yang luar biasa atas kemenangan ini. Ia mengaku sangat bangga dengan apa yang diraih anak asuhnya berkat perjuangan keras dan tidak pernah menyerah.
Baca juga: Bungkam Inter 2-1, AC Milan Kuasai Derby Della Madonnina"Saya memiliki tim yang tidak pernah menyerah, para pemain yang ingin melampaui batas dan kesulitan. Kemenangan ini harus memberi kami lebih banyak keyakinan, mengetahui bahwa kami memiliki poin yang sama di musim ini dan ada banyak hal yang harus dilakukan," kata Pioli kepada Sky Sports Italia.
Juru taktik asal Italia itu mengatakan kepada anak asuhnya untuk terus percaya pada kualitas yang dimiliki tim. Menurutnya, rintangan tidak dapat diatasi bagi mereka yang tidak mempercayainya.
"Memenangkan derby di Inter sebagai tim terkuat di liga adalah kepuasan yang luar biasa. Saya membawa keberanian para pemain, kami membalikkan permainan meski tidak dalam momen terbaik. Tapi kami telah melihat kekuatan mental tim dan ini adalah kepuasan yang luar biasa," ungkapnya.
Baca juga: Derby Della Madonnina, Duel Dua Serangan Terbaik di Serie APioli menjelaskan bahwa Milan tampil buruk di babak pertama, namun bisa bangkit di babak kedua. Ia pun memuji penampilan pemain pengganti, Junior Messias dan Brahim Diaz yang langsung memberikan andil bagi terciptanya dua gol kemenangan Milan.
"Ketika kami mendominasi di lapangan, lebih dibutuhkan kesegaran sehingga Messias dan Brahim Diaz masuk. Bukan kuantitas menit yang penting, tetapi kualitasnya. Brahim berharap bisa bermain sejak awal, tapi kemudian dia berperan penting di setengah jam dia bermain," ujarnya.
Dengan kemenangan ini, Milan terus menguntit Inter di puncak klasemen Liga Italia dengan selisih satu poin. Tak hanya itu, kemenangan juga terasa spesial bagi Pioli untuk tidak merokok selama 1 bulan. "Saya suka merokok cerutu Tuscan. Tapi, sekarang selama sebulan saya tidak akan menyentuhnya," imbuh pelatih berusia 56 tahun itu.
Baca juga: Jelang Inter vs AC Milan, Inzaghi Pantang Remehkan Rossoneri(asf)