LANGIT7.ID, Jakarta - Belakangan, nama pemain bintang Liverpool, Sadio Mane, tengah menjadi sorotan. Dia menjadi penentu Timnas Senegal menjuarai Piala Afrika 2021 dari titik putih dalam adu penalti. Sepakan mantan pemain Southampton itu menaklukkan Mesir 4-2.
Sosok Mane kian bersinar saat mendapat gelar individu. Ia terpilih sebagai Pemain Terbaik Piala Afrika 2021. Namun, tak banyak yang tahu jika Mane merupakan sosok muslim yang rendah hati.
Mengutip laman
Spotrac, Mane mengantongi gaji 5,2 juta Poundsterling atau setara dengan Rp101 miliar. Meski demikian, ia tak bermewah-mewahan dan menghambur-hamburkan uang.
Ia sering menyisihkan penghasilan untuk membantu rakyat miskin di Senegal. Ia tercatat pernah membangun rumah sakit, sekolah, dan masjid di Desa Bambali. Ia mengeluarkan 250 ribu Poundsterling (Rp4,3 miliar) untuk membangun fasilitas umum tersebut.
Si Rendah Hati yang Mau Bersihkan WC MasjidStatus bintang kerap membuat seseorang tak ingin mengerjakan pekerjaan yang dianggap rendah. Namun tidak bagi Mane. Menurut laporan
The Sun, Abu-Usmaah Al-Thahabi, seorang Imam Masjid Green Land, Birmingham, menjadi saksi kerendahan hati Mane.
Meski kaya dan terkenal, Mane tetap mau membantu beberapa petugas saat membersihkan toilet masjid. Ia juga tak pernah membawa mobil mewah saat datang ke masjid dan hanya berpenampilan biasa saja.
"Dia rajin mendatangi masjid. Dia memiliki sebuah Bentley (mobil mewah buatan Inggris) di rumahnya. Tetapi, ia tak pernah datang ke sini dengan mobil itu. Dia menggunakan mobil tak mewah agar tak mencolok," kata Abu-Usamah.
"Dia bukanlah orang yang ingin dipuja, dan itu membuatnya jauh dari sifat arogan. Dia bahkan mau membersihkan toilet masjid," ucapnya.
Si Anak Imam Masjid yang Tumbuh di Lingkungan ReligiusPemain 29 tahun itu merupakan anak dari imam masjid di Bambali, desa kecil di wilayah selatan Senegal. Dia dibesarkan di keluarga yang religius dan taat menjalankan perintah agama.
"Saya sangat menghormati segala larangan dan perintah dalam Islam dan saya selalu menjalani shalat lima waktu sehari. Saya tak akan pernah menyentuh alkohol, karena agama merupakan satu hal yang paling penting dalam hidup saya," kata Mane, dikutip laman
Daily Mail.
(jqf)