Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Jangan Buang Silica Gel, Ternyata Banyak Manfaatnya

Fifiyanti Abdurahman Selasa, 15 Februari 2022 - 14:12 WIB
Jangan Buang Silica Gel, Ternyata Banyak Manfaatnya
Kantong silica gel yang ada di atas meja kayu. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Saat membeli sepatu atau benda elektronik, terkadang sering kita jumpai bungkus kecil berisi gel atau disebut juga silica gel. Nah ternyata silica gel ini banyak manfaatnya lho!

Silica gel adalah benda berbentuk butiran kecil yang kerap kali ditemui di dalam kardus ketika membeli barang baru seperti sepatu, pakaian, benda elektronik dan lainnya. Silica gel dapat diartikan sebagai pengering yang digunakan untuk menjaga produk-produk tersebut jauh dari suhu lembab.

Banyak orang tidak mengetahui apa tujuan diletakkannya silica gel, sehingga ketika mereka menemukannya, bungkus kecil itu langsung dibuang. Dikutip dari Business Insider, ada enam manfaat dari silica gel ini.

Baca juga: Tips Memilih Rumah, Cek 4 Hal Ini untuk Pastikan Listrik Aman

Silica gel dapat mengeringkan handphone yang tercemplung ke dalam air. Untuk mengeringkannya cukup dengan memasukkan ponsel ke dalam plastik ziplock yang sudah diisi dengan silica gel. Diamkan selama beberapa saat hingga ponsel mengering dan bisa digunakan lagi.

Kegunaan selanjutnya untuk menghilangkan gumpalan garam dan gula. Letakkan silica gel di dalam wadah garam atau gula untuk menghilangkan gumpalan tersebut. Selanjutnya adalah mengawetkan ornamen dan dekorasi rumah yang ingin disimpan.

Silica gel juga bisa menjaga alat cukur Anda awet dan tetap hidup lebih lama. Manfaat lainnya seperti mencegah pertumbuhan bakteri atau jamur juga mencegah kerusakan pada foto yang saling menempel karena lembab.

Dilain sisi, banyak juga yang menganggap silica gel sebagai racun, maka tidak heran ketika ada anak kecil ingin mengambilnya, para orang tua melarang bahkan langsung membuang silical gel sebelum terlihat oleh anak.

Lantas, apakah benar silical gel beracun?

Dilansir dari WebMD, dikatakan meskipun setiap kemasan silica gel tertulis "Jangan dimakan" tetapi ia tidak beracun. Namun dapat menyebabkan anak kecil tersedak. Dalam beberapa kasus yang jarang terjadi, produsen melapisi gel silika dalam kobalt klorida, senyawa beracun. Sehingga ketika dimakan kemungkinan akan menyebabkan mual dan muntah.

Cobalt chloride adalah indikator kelembaban yang berwarna biru tua saat kering dan merah muda saat jenuh dengan air. Gel silika berlapis kobalt klorida biasanya tidak digunakan untuk produk konsumen.

Maka itu, jika Anda atau anak Anda secara tidak sengaja memakan silica gel, maka segeralah minum air untuk membantu agar gel masuk ke perut. Lalu, Anda harus terus memantau gejala apa pun yang akan timbul nantinya.

Baca juga: 6 Tips Hemat Baterai Ponsel ala Poco, Bikin Ngegas Terus

Kemudian, jika anak Anda tersedak, cari bantuan medis darurat dan lakukan manuver berikut:

Untuk anak-anak berusia kurang dari satu tahun, lakukan manuver Heimlich bayi. Jangan memasukkan jari Anda ke dalam mulut anak, karena hal tersebut dapat mendorong ke dalam saluran napas mereka.

Lalu, gejala dehidrasi yang disebabkan oleh menelan silika gel dapat mengiritasi tenggorokan dan hidung, sakit perut, muntah, sembelit, dan mual. Maka, saatnya Anda harus mencari perhatian medis jika:

Manik-manik silika gel berwarna biru atau merah muda (yaitu, dilapisi kobalt klorida), Anda muntah berulang kali atau tidak bisa menahan makanan. Selain itu, sakit perut dan atau tidak bisa buang air kecil atau buang air besar.

Sakit perut dan ketidakmampuan untuk mengeluarkan gas atau tinja dapat mengindikasikan obstruksi usus, yang mungkin disebabkan oleh gel silika.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)