Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 20 April 2026
home wirausaha syariah detail berita

Iseng Berbuah Sukses, Pemuda Asal Jogja Kini Punya Ratusan Reseller Kurma

mahmuda attar hussein Senin, 26 Juli 2021 - 13:27 WIB
Iseng Berbuah Sukses, Pemuda Asal Jogja Kini Punya Ratusan Reseller Kurma
Ilustrasi bisnis kurma yang dijalani pemuda asal Yogyakarta, Syarif. Foto: pixabay
LANGIT7.ID, Yogyakarta - Kurma menjadi buah yang disunnahkan oleh Rasulullah SAW untuk dikonsumsi dalam jumlah ganjil. Kurma banyak mengandung manfaat kesehatan.

Dengan cita rasa manis bak karamel, kurma menjadi buah yang cukup digemari oleh banyak kalangan, terutama muslim di dunia. Namun, pasaran kurma di Indonesia masih belum banyak dimanfaatkan sebagai peluang bisnis.

Tidak seperti Syarif, pemuda asal Yogyakarta yang melihat adanya peluang ini, berfokus untuk membuka bisnis penjualan kurma. Tidak hanya itu saja, bahkan tokonya kini juga menjual beberapa produk sunnah yang memiliki manfaat kesehatan di dalamnya.

Syarif mengisahkan, awal membuka usahanya ini hanya iseng semata. Saat masih kuliah ia dan temannya merasakan cukup sulit mendapatkan kurma, sehingga terlintas dipikirannya untuk mulai menghadirkan kurma yang ia jual kepada orang-orang terdekatnya.
Iseng Berbuah Sukses, Pemuda Asal Jogja Kini Punya Ratusan Reseller Kurma
Ternyata, seiring berjalannya waktu, kurma Syarif kian diminati oleh banyak kalangan. Permintaan yang meningkat membuatnya berupaya untuk membuka usaha kurma dalam bentuk yang lebih besar dan membuka toko Kurmanis Jogja.

“Pada saat baru lulus kuliah di 2018, saya menemukan kurma merupakan barang yang relatif sulit ditemukan di Yogyakarta dan harganya mahal. Saya inisiatif untuk mendatangkan dari Jakarta, itu Alhamdulillah teman-teman pada suka. Akhirnya saya menyediakan beberapa jenis kurma, hingga banyaknya permintaan dari jamaah haji dan umroh, jadi saya pasarkan juga lewat online sebagai oleh-oleh,” ujar Syarif dikanal Youtube TVBisnis.

Saat ini, Syarif telah memiliki dua toko fisik di Jogjakarta, seperti di Ngaglik dan Condong Catur. Selain itu, ia juga memiliki toko di Purworejo. Bahkan saking banyaknya permintaan, kini Syarif telah memiliki sekitar 200 reseller yang membantunya menjajakan produk Kurmanis Jogja.

Untuk strategi pemasaran, Kurmanis Jojga memasarkan setidaknya 70 persen di pasar online dan 30 persen melalui toko fisik yang ada di Yogyakarta dan Purworejo. Setidaknya ia menyisihkan penghasilan dari usahanya ini sebanyak 10 persen untuk kebutuhan iklan di media sosial.

“Jadi kita memang tiap bulan harus menghabiskan 10 persen keuntungan untuk iklan lewat apa pun itu di media online, seperti facebook ads, instagram ads, dan lainnya,” ujarnya.

Selain menyediakan produk buah kurma, perkembangan usaha Syarif ini juga bisa dikatakan cukup pesat. Kini ia juga menyediakan barang yang tergolong ke dalam oleh-oleh haji dan umroh, seperti beras brasmati India dan Pakistan, bumbu masak ala timur tengah, madu, garam himalaya, juga produk kacang-kacangan, serta produk sunnah kesehatan lainnya.

“Kurmanis Jogja juga menyediakan kurma kurang lebih puluhan jenis. Tapi yang termasuk best seller, seperti kurma sukari, ajwa, khalas mesir, tunisia tangkai, dan masih banyak lainnya,” jelasnya.

Syarif membranding Kurmanis Jogja sebagai toko yang menyediakan produk kebutuhan sunnah muslim sehari-hari. Hal ini dilakukannya demi menjangkau pasar dan pelanggan yang lebih luas.

“Kalau dibranding sebagai toko oleh-oleh haji dan umroh itu nanti yang ke toko cuma yang haji atau umroh saja. Jadi dari awal kita memang komitmen, untuk menjadikan toko ini sebagai kebutuhan sunnah muslim sehari-hari. Jadi yang butuh konsumsi atau barang yang sesuai sunnah atau kesehatan, kita usahakan sedia dan lengkap Insya Allah,” kata dia.

Syarif mengaku, tiap minggunya dapat menerima pengiriman kurma sebanyak 20 ton. Untuk menjajakan kurma sebanyak ini, ia dibantu oleh rekan bisnisnya yang juga ikut mendistribusikan penjualan produk kurmanya.
Iseng Berbuah Sukses, Pemuda Asal Jogja Kini Punya Ratusan Reseller Kurma
Potensi pasar kurma diyakininya masih cukup baik. Apalagi produk kesehatan belakangan gencar dicari oleh banyak masyarakat untuk meningkatkan imunitas mereka dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Sementara untuk modal bisnisnya, Syarif mengaku melakukan sistem syirkah, yaitu dengan kerja sama modal dari beberapa rekan bisnisnya. Ia sangat menghindari peminjaman modal dari bank konvensional karena mengandung unsur ribawi.

“Jadi kerja sama ini juga diakhiri dengan mudharabah atau bagi hasil. Saya juga sangat menghindari untuk meminjam, apalagi pinjam yang ada bunganya atau riba. Saya rasa banyak kok teman yang mau diajak usaha dengan sistem ini, asalkan perhitungan, prospek, dan pembagiannya adil,” imbuhnya.

Permintaan produknya ini kian meningkat ketika memasuki bulan Ramadhan. Untuk menjawab permintaan pasar ini, ia mengajak lebih banyak rekan bisnisnya untuk menjalankan kerja sama syirkah.

“Kalau datang waktu puasa Ramadhan itu biasanya permintaan bisa meningkat 5-10 kali lipat. Otomatis saya perlu modal tambaham, saya ajak teman lagi yang lain dan sampai sekarang itu di setiap toko yang saya kelola pasti syirkah semua itu modalnya,” kata dia.

(zul)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 20 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)