LANGIT7.ID, Jakarta - Sekitar 44 hari lagi umat Islam akan memasuki bulan Ramadhan, terhitung sejak Kamis (17/2/2022). Menurut Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah berdasar metode hisab, awal Ramadhan 1443 HIjriah jatuh pada 2 April 2022.
Khatib Jumat dapat mengetengahkan tema khutbah Jumat Menyambut Bulan Ramadhan. Sehingga diharapkan umat muslim semakin bergairah dalam beribadah, terpacu meningkatkan ilmu tentang Ramadhan, dan memperdalam pengetahuan agama.
Berikut lima tema khutbah Jumat tentang menyambut Ramadhan:
1. Makna RamadhanKhatib Jumat dapat mengedukasi jamaah terkait makna Ramadhan. Secara etimologis Ramadhan berarti membakar atau mengasah. Puasa pada bulan Ramadhan dimaknai sebagai pengasahan jiwa dengan berbagai aktivitas ibadah serta pembakaran dosa-dosa.
Ramadhan dikenal juga sebagi syahrut tarbiyah, bulan pendidikan. Sebab Ramadhan merupakan momentum bagi setiap muslim untuk mendidik diri sendiri, keluarga, maupun orang di sekitarnya agar semakin mendekatkan diri kepada Allah. Ramadhan menjadi bulan pendidikan bagi unsur-unsur kejiwaan manusia.
2. Menyambut Datangnya Bulan IbadahPada hakikatnya, setiap detik bagi seorang muslim merupakan waktu--waktu ibadah. Namun, Ramadhan disebut juga sebagai bulan ibadah karena pada bulan ini gairah spiritual umat Islam meningkat. Masyarakat muslim menjadi antusias berbondong-bondong ke masjid untuk melakukan shalat malam, subuh berjamaah, hingga i'tikaf.
Seringkali masjid atau mushalla tidak mampu menampung antusiasme ibadah masyarakat muslim alias membludak. Pada bulan ini pula kepekaan seorang muslim terhadap hal-hal yang bersifat spiritual meningkat seperti sedekah, silaturahmi, dan berbagi kepada sesama.
3. Aspek IbadahSebab antusiasme ibadah masyarakat muslim meningkat pada Ramadhan, khatib Jumat perlu mendorong jamaah mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan ibadah seperti ilmu fiqih. Ibadah harus dilandasi dengan pengetahuan, ibadah tanpa ilmu akan sia-sia.
Terdapat dua aspek ibadah, yakni ritual dan spiritual. Dari segi aspek ritual, khatib Jumat dapat mendorong umat Islam mempelajari lebih dalam tata cara, aturan suatu ibadah yang biasa disebut sebagai ilmu fiqih. Ibadah yang tidak memenuhi aspek ini maka ibadah akan sia-sia saja. Sedangkan aspek spiritual menghendaki kekhusyukan dalam beribadah.
4. Keutamaan Bulan RamadhanAllah menjadikan bulan Ramadhan sebagai bulan berlimpah rahmat dan ampunan. Khatib Jumat dapat menguraikan keutamaan bulan Ramadhan agar semangat masyarakat muslim menyambut bulan suci terus terjaga. Selain itu, dengan mengetahui keuatamaan Ramadhan diharapkan setiap muslim memaksimalkan ibadahnya.
Beberapa keutamaan bulan Ramadhan di antaranya, yakni Allah membuka pintu surga selebar-lebarnya dan menutup pintu neraka. Pada bulan Ramadhan, setan yang menggoda hati manusia untuk mendurhakai Allah dibelenggu. Lalu, Ramadhan merupakan bulan yang penuh ampunan dan pahala.
5. Menghindari Kesia-siaanRamadhan adalah bulan menjaga diri dari segala kesia-siaan. Namun, yang terjadi di masarakat memperlihatkan hal sebaliknya seperti makan menjadi lebih banyak, berlebihan dalam waktu tidur, menghabisan malam dengan kegiatan yang sia-sia.
Khatib Jumat bisa mendorong jamaah membuat daftar pencapaian ibadah selama Ramadhan, apa yang perlu ditingkatkan dari Ramadhan tahun lalu dan kebiasaan buruk yang perlu ditinggalkan. Menyusun program menggapai Ramadhan Sukses agar sejak awal pikiran dan perhatian tertuju pada suksesnya ibadah Ramadhan.
(zhd)