LANGIT7.ID, Jakarta - Kiprah Beto bersama Udinese terbilang cukup bagus di Liga Italia. Di musim pertamanya bersama Zebrette, julukan Udinese, Beto mampu mengemas delapan gol sejauh ini.
Beto direkrut Udinese dari klub Liga Portugal, Portimonense dengan kesepakatan pinjaman plus kewajiban untuk membeli sebesar 10 juta euro di musim panas lalu. Secara keseluruhan, Beto mencetak 10 gol dalam 27 penampilan di semua kompetisi bersama klub yang bermarkas di Dacia Arena itu.
Baca juga: Serie A Wacanakan Gelar Kompetisi di AS Selama Piala Dunia 2022Karier Beto sangat berbeda dibanding saat membela Ban, tim non-profesional di Portugal tiga tahun lalu. Kecilnya gaji yang didapatkan Beto di Portugal membuatnya harus menjalani pekerjaan lain, yakni sebagai pelayan di restoran cepat saji Kentucky Fried Chicken (KFC).
"Saya berlatih dengan Ban dan bekerja di Portugal, itu adalah kehidupan yang menyenangkan. Saya bekerja di KFC dan itu bagus," kata Beto kepada DAZN seperti dikutip dari Football Italia, Jumat (18/2).
Meski saat ini sudah menjadi pesepakbola profesional, pemain berusia 24 tahun itu tidak serta merta melupakan tempat lamanya. Dia tetap mengunjungi KFC untuk bertemu dengan teman-temannya.
Baca juga: Serie A Kembali Izinkan 50 Persen Penonton Meski Covid-19 Mewabah"Tidak ada yang istimewa. Tetapi ketika saya kembali ke rumah, saya selalu pergi ke KFC untuk mengunjungi teman-teman saya. Saya selalu percaya bisa menjadi pesepakbola. Saya ingin menjadi pemain sepak bola profesional," ujarnya.
"Rekan satu tim saya tidak percaya, mungkin hanya dua dari mereka mengatakan kepada saya: 'Beto, sulit, tidak mungkin.' Kemudian saya bergabung dengan Portimonense dan mereka berubah pikiran. Sekarang saya sangat menyukai Italia," ungkap striker asal Portugal tersebut.
Baca juga:
Presiden FIGC Sedih Lihat Insigne Gabung Toronto
Serie A Luncurkan Aturan Protokol Covid-19 Baru(asf)